Gus Baha: Pendakwah Harus Buat Masyarakat Senang dalam Belajar Agama
Fajar adhitya
Selasa, 17 Mei 2022 - 07:01 WIB
KH Ahmad Bahaudin Nursalim atau Gus Baha merupakan salah satu dai yang senang berkelakar dalam majelisnya. Foto: Istimewa.
KH Ahmad Bahaudin Nursalim atau Gus Baha merupakan salah satu dai yang senang berkelakar dalam majelisnya. Menurut dia, Islam adalah agama menggembirakan dan harus didakwahkan dengan gembira pula.
Sikap yang diambil Gus Baha meneladani dari ayahnya, KH Nur Salim dan gurunya, KH Maimoen Zubair. Dari orang tuanya, Gus Baha mengerti bahwa dengan kegembiraan, maka masyarakat akan merasa nyaman belajar agama.
“Saya itu ngaji di mana-mana suka guyon, karena Bapak suka guyon, Mbah Moen suka guyon. Alasan Bapak sederhana, orang sudah nyari hiburan dengan maksiat sehingga agama harus membawa keceriaan sosial, keceriaan hati,” kata Gus Baha dalam salah satu ceramahnya, dikutip Selasa (17/5/2022).
Baca Juga:Gus Baha: Bersyukurlah kalau Punya Istri Suka Ngomel-Ngomel
Sebagaimana dalam surat Yunus ayat 58:
قُلْ بِفَضْلِ اللّٰهِ وَبِرَحْمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْاۗ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ
Artinya: Katakanlah (Muhammad), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.”
Sikap yang diambil Gus Baha meneladani dari ayahnya, KH Nur Salim dan gurunya, KH Maimoen Zubair. Dari orang tuanya, Gus Baha mengerti bahwa dengan kegembiraan, maka masyarakat akan merasa nyaman belajar agama.
“Saya itu ngaji di mana-mana suka guyon, karena Bapak suka guyon, Mbah Moen suka guyon. Alasan Bapak sederhana, orang sudah nyari hiburan dengan maksiat sehingga agama harus membawa keceriaan sosial, keceriaan hati,” kata Gus Baha dalam salah satu ceramahnya, dikutip Selasa (17/5/2022).
Baca Juga:Gus Baha: Bersyukurlah kalau Punya Istri Suka Ngomel-Ngomel
Sebagaimana dalam surat Yunus ayat 58:
قُلْ بِفَضْلِ اللّٰهِ وَبِرَحْمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْاۗ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ
Artinya: Katakanlah (Muhammad), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.”