Raih Perunggu, Begini Tanggapan Ketum PSSI
Arif purniawan
Ahad, 22 Mei 2022 - 22:05 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Sandy Walsh merayakan kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Malaysia (foto: PSSI)
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku tegang saat drama adu penalti kala Timnas Indonesia U-23 menghadapi Malaysia di perebutan posisi tiga SEA Games yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Ahad (22/5/2022).
Meski pada akhirnya Marc Klok dkk menang dengan skor 4-3, Mochamad Iriawan mengaku tegang dan tidak banyak reaksi.
"Jujur saya tegang. Itu makanya saya tidak banyak reaksi ketika adu penalti. Tetapi, ketika kita memastikan mendapat medali perunggu, akhirnya saya lega. Ini hasil terbaik yang bisa kita dapat," ujar Iriawan dikutip dari laman PSSI, Ahad (22/5/2022).
Iwan Bule yang menonton bersama calon pemain naturalisasi Sandy Walsh lega setelah Timnas Indonesia mampu membawa pulang medali perunggu.
Sebab, sejak awal skuat Shin Tae-yong tidak komplit. Pratama Arhan, Elkan Baggott, dan Ramai Rumakiek tidak bisa bergabung.
Baca juga:Menang Dramatis 4-3 atas Malaysia, Garuda Muda Raih Perunggu
Bahkan saat di perebutan posisi 3 melawan Malaysia, Indonesia harus kehilangan Ricky Kambuaya, Rahmad Irianto, dan Firza Andhika yang mendapat kartu merah.
Meski pada akhirnya Marc Klok dkk menang dengan skor 4-3, Mochamad Iriawan mengaku tegang dan tidak banyak reaksi.
"Jujur saya tegang. Itu makanya saya tidak banyak reaksi ketika adu penalti. Tetapi, ketika kita memastikan mendapat medali perunggu, akhirnya saya lega. Ini hasil terbaik yang bisa kita dapat," ujar Iriawan dikutip dari laman PSSI, Ahad (22/5/2022).
Iwan Bule yang menonton bersama calon pemain naturalisasi Sandy Walsh lega setelah Timnas Indonesia mampu membawa pulang medali perunggu.
Sebab, sejak awal skuat Shin Tae-yong tidak komplit. Pratama Arhan, Elkan Baggott, dan Ramai Rumakiek tidak bisa bergabung.
Baca juga:Menang Dramatis 4-3 atas Malaysia, Garuda Muda Raih Perunggu
Bahkan saat di perebutan posisi 3 melawan Malaysia, Indonesia harus kehilangan Ricky Kambuaya, Rahmad Irianto, dan Firza Andhika yang mendapat kartu merah.