home masjid

Waktu Dilaksanakan Shalat Gaib, Begini Anjuran Nabi SAW

Ahad, 29 Mei 2022 - 14:35 WIB
Ilustrasi shalat gaib dilakukan berjamaah. (Foto: Istimewa).
Shalat jenazah dapat dilakukan tanpa berada di depan mayit karena alasan jarak atau jenazah hilang, lalu tidak ditemukan. Kondisi ini disebut juga Shalat Gaib.

Melansir laman Muhammadiyah, Salat jenazah secara ghaib juga dapat dilakukan, baik di tempat salat (mushala), atau di kuburan orang yang sudah meninggal dunia.

Adapun pelaksanaan salat jenazah bisa dilakukan setelah meyakini seseorang telah meninggal dunia dan sudah siap untuk dilaksanakan salat atasnya atau beberapa hari setelahnya.

Baca Juga:Sejarah Shalat Ghaib yang Pernah Dilakukan Rasulullah

Hal ini sebagaimana dijelaskan beberapa hadits Nabi SAW dari asy-Sya’bi: "Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah salat atas suatu kubur setelah dikubur, lalu beliau takbir empat kali” (HR Muslim).

Juga dalam hadis dari Ibnu Abbas: "Sesungguhnya Nabi SAW pernah salat atas suatu kubur setelah satu bulan” (HR al-Baihaqi)."

Begitu juga hadist dari Said bin Musayyab (diriwaytkan), bahwa "Ummu Sa’d meninggal sementara Nabi SAW tidak ada (di Madinah), maka ketika telah kembali datang beliau mensalatkan atasnya, padahal sudah berlalu satu bulan (dari kematiannya)" (HR at-Tirmdizi).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
shalat gaib shalat jenazah amalan sunnah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya