Benarkah Mati Suri Itu Ada? Ini Kata Ustaz Dzulqarnain
Fifiyanti Abdurahman
Ahad, 05 Juni 2022 - 06:30 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Mati suri berarti kondisi manusia yang dianggap telah meninggal, namun sejatinya belum. Dalam dunia medis kondisi ini disebut near death experience (NDE).
Menurut pendakwah, Ustaz Dzulqarnain Muhammad Sunusi mengatakan mati suri tidak dikenal. Artinya orang yang sudah keluar ruhnya kemudian balik lagi, hal tersebut tidak ada.
"Dahulu, pernah ada manusia membawa mayat, lalu dilihat oleh orang yang memiliki ilmu kedokteran. Setelah melihat, dirinya berkata orang tersebut belum meninggal, ternyata benar ia hidup kembali," ujar Ustaz Dzulqarnain dikutip dari kanal YouTube Dzulqarnain MS, Ahad (5/6/2022).
Baca Juga:Keluarga Ridwan Kamil Meyakini Eril Meninggal Dunia
"Kondisi orang itu tidak bernafas, badannya juga mulai dingin, tetapi ketika melihat kakinya ternyata masih tegak. Hal tersebut menunjukkan bahwa orang itu masih hidup, maka itu dijadikan dalil olehnya," imbuhnya.
Menurut dia, hal seperti ini memang ada, tetapi jika mati dalam istilah rohnya telah keluar lalu kembali dan membuat orang itu hidup lagi, maka sulit diterima oleh akal. Sebab nanti akan membuat orang berpikir bahwa keluarganya yang sudah meninggal masih hidup dan akan kembali lagi.
"Kalau seperti demikian berarti sudah tidak benar, orang kalau sudah keluar rohnya berarti itu tidak akan kembali lagi, atau tidak akan hidup kembali," ujarnya.
Menurut pendakwah, Ustaz Dzulqarnain Muhammad Sunusi mengatakan mati suri tidak dikenal. Artinya orang yang sudah keluar ruhnya kemudian balik lagi, hal tersebut tidak ada.
"Dahulu, pernah ada manusia membawa mayat, lalu dilihat oleh orang yang memiliki ilmu kedokteran. Setelah melihat, dirinya berkata orang tersebut belum meninggal, ternyata benar ia hidup kembali," ujar Ustaz Dzulqarnain dikutip dari kanal YouTube Dzulqarnain MS, Ahad (5/6/2022).
Baca Juga:Keluarga Ridwan Kamil Meyakini Eril Meninggal Dunia
"Kondisi orang itu tidak bernafas, badannya juga mulai dingin, tetapi ketika melihat kakinya ternyata masih tegak. Hal tersebut menunjukkan bahwa orang itu masih hidup, maka itu dijadikan dalil olehnya," imbuhnya.
Menurut dia, hal seperti ini memang ada, tetapi jika mati dalam istilah rohnya telah keluar lalu kembali dan membuat orang itu hidup lagi, maka sulit diterima oleh akal. Sebab nanti akan membuat orang berpikir bahwa keluarganya yang sudah meninggal masih hidup dan akan kembali lagi.
"Kalau seperti demikian berarti sudah tidak benar, orang kalau sudah keluar rohnya berarti itu tidak akan kembali lagi, atau tidak akan hidup kembali," ujarnya.