home lifestyle muslim

Tak Hanya Genetik, Buta Warna Diderita Akibat Efek Samping

Senin, 06 Juni 2022 - 14:57 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Buta warna adalah kondisi di mana penderita tidak bisa melihat warna dengan normal. Dokter spesialis mata, dr Andreas Surya Anugrah Sinaga, SpM menjelaskan buta warna terbagi menjadi dua jenis yaitu parsial dan total.

"Buta warna total itu, hanya sedikit yang terkena dari sekian banyak orang. Sementara buta warna parsial atau color deficiency, bisa melihat warna hanya saja mungkin tidak senormal yang normal," ucap dr Andreas kepada Langit7, Jumat (3/6/2022).

Baca juga: Empat Profesi Ini Tidak Terima Kondisi Buta Warna

Buta warna parsial adalah buta warna yang paling umum dialami sebagian orang. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya jumlah sel penangkap warna yang ada di lapisan retina atau disebut dengan fotoreseptor.

"Maka itu secara otomatis kemampuannya melihat (warna) pun menurun. Namun, buta warna bukan berarti tidak melihat warna sama sekali" jelas optamolog dari RSU Hermina dan Mandaya Hospital Karawang, Jawa Barat ini.

Perlu diketahui, kondisi buta warna parsial ini tidak disadari banyak orang. Karena penderita masih bisa melihat warna. Namun, akan terlihat apakah dia menderita buta warna parsial atau tidak, melalui tes defisiensi warna.

Lebih lanjut, dr Andreas menjelaskan umumnya penderita buta warna parsial sulit membedakan warna merah dan hijau atau biru dan kuning.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
penyakit memiliki keturunan buta warna
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya