home lifestyle muslim

Duka Keluarga Ridwan Kamil, Begini Etika Berbelasungkawa di Media Sosial

Senin, 06 Juni 2022 - 15:41 WIB
Atalia, Ridwan Kamil dan putrinya di Sungai Aare, Bern, Swiss (Foto: Instagram/@ataliapr).
Keluarga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil masih dalam suasana duka mendalam usai kepergian sang putra, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) yang tenggelam di Sungai Aare, Bern, Swiss, 26 Mei lalu. Kondisi ini memicu perhatian seluruh masyarakat Tanah Air, termasuk di media sosial.

Jutaan warganet turut merasakan kesedihan atas kepergian Eril. Doa-doa serta ucapan belasungkawa hingga kini belum usai memenuhi kolom komentar akun media sosial Ridwan Kamil, baik di Instagram maupun Twitter.

Baca Juga:Rindu pada Eril Sang Buah Hati, Atalia: Di Mana, Ril? Sini Pulang

Meski banyak yang berniat baik mendoakan Eril melalui media sosial, sebagai warganet tentu perlu mempertimbangkan banyak faktor saat menyampaikan belasungkawa. Hal ini bertujuan untuk mencegah ujaran terkesan tidak sopan atau justru menyinggung perasaan keluarga yang sedang berduka.

Berikut etika mengucapkan belasungkawa melalui media sosial supaya doa tersampaikan dengan baik, melansir dari Oshea Funeral, Senin (6/6/2022).

1. Tunggu Pihak Keluarga Mengunggah Kabar Duka

Sebagai warganet, hindari menanyakan kabar kematian seseorang sebelum keluarga yang mengunggah informasi terkait. Sebab, dalam kondisi ini keluarga membutuhkan waktu untuk menjalani momen duka secara personal. Biarkan informasi duka menjadi kewajiban keluarga untuk membagikannya kepada orang lain.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
media sosial ridwan kamil warganet berduka cita emmeril khan mumtadz
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya