Kunker ke Batang, Presiden Jokowi Jajal Mobil Listrik
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 08 Juni 2022 - 16:42 WIB
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menaiki mobil listrik menuju KITB, Batang, Jateng, Rabu (08/6/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal mobil listrik yang rencananya menjadi kendaraan resmi para pemimpin berbagai negara pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, di Bali, November 2022. Presiden mencoba mobil listrik tersebut bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng).
Selepas mendarat di Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani di Kota Semarang, Presiden Jokowi dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Batang. Setelah keluar Gerbang Tol Gringsing, Batang, Presiden dan Ibu Iriana kemudian berganti kendaraan dengan mobil bertenaga listrik lalu meninjau proyek KCC Glass di KITB.
Baca Juga:Formula E Sukses Digelar, Jokowi: Ini Tontonan Masa Depan
"Tadi saya nyoba mobil listriknya Genesis dari Hyundai. Saya kira halus, enggak ada suaranya," kata Jokowi dalam keterangannya di kawasan proyek KCC Glass, Rabu (8/6/2022).
Mobil listrik tersebut dibekali baterai litium-ion berkapasitas 87,2 kWh dengan daya 272 kW atau setara 200 tk dan torsi 700 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke semua roda dengan sistem penggerak e-AWD. Dengan figur tersebut, mobil listrik ini bisa berakselerasi dari 0 ke 100 Kpj dalam waktu 4,9 detik saja sehingga sangat cocok bila harus berakselerasi karena kebutuhan darurat.
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan kendaraan listrik merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun sebuah ekosistem yang besar dari hulu sampai ke hilir.Mulai dari penambangan nikel, pembangunan smelter, refinery, pembangunan industri katoda dan prekursornya.
"Kemudian masuk ke litium baterai, EV baterainya, baterai listriknya, terus ke mobilnya. Setelah mobilnya juga masih ada lagi tambahan, yaitu recycle baterai listriknya sehingga ini betul-betul dari hulu ke hilir semuanya dalam sebuah ekosistem besar yang ingin kita kerjakan," ungkap Jokowi.
Selepas mendarat di Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani di Kota Semarang, Presiden Jokowi dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Batang. Setelah keluar Gerbang Tol Gringsing, Batang, Presiden dan Ibu Iriana kemudian berganti kendaraan dengan mobil bertenaga listrik lalu meninjau proyek KCC Glass di KITB.
Baca Juga:Formula E Sukses Digelar, Jokowi: Ini Tontonan Masa Depan
"Tadi saya nyoba mobil listriknya Genesis dari Hyundai. Saya kira halus, enggak ada suaranya," kata Jokowi dalam keterangannya di kawasan proyek KCC Glass, Rabu (8/6/2022).
Mobil listrik tersebut dibekali baterai litium-ion berkapasitas 87,2 kWh dengan daya 272 kW atau setara 200 tk dan torsi 700 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke semua roda dengan sistem penggerak e-AWD. Dengan figur tersebut, mobil listrik ini bisa berakselerasi dari 0 ke 100 Kpj dalam waktu 4,9 detik saja sehingga sangat cocok bila harus berakselerasi karena kebutuhan darurat.
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan kendaraan listrik merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun sebuah ekosistem yang besar dari hulu sampai ke hilir.Mulai dari penambangan nikel, pembangunan smelter, refinery, pembangunan industri katoda dan prekursornya.
"Kemudian masuk ke litium baterai, EV baterainya, baterai listriknya, terus ke mobilnya. Setelah mobilnya juga masih ada lagi tambahan, yaitu recycle baterai listriknya sehingga ini betul-betul dari hulu ke hilir semuanya dalam sebuah ekosistem besar yang ingin kita kerjakan," ungkap Jokowi.