Ada Sumur Wakaf, Kualitas Hidup Santri Riyadhul Badi'ah Membaik
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 09 Juni 2022 - 15:46 WIB
Baitul Wakaf membangun sumur air bersih di Pondok Pesantren Riyadhul Badiah, Lebak, Banten. Foto: Baitul Wakaf.
Senyum sumringah kini menghiasi wajah pengelola dan santri Pondok Pesantren Riyadhul Badi'ah, Lebak, Banten. Pasalnya, sejak dua bulan lalu mereka akhirnya memiliki sumur air bersih dan dapur yang layak, bantuan dari Baitul Wakaf dan CIMB Niaga Syariah.
Bantuan Baitul Wakaf ini membantu kebutuhan air bersih, MCK dan dapur santri lebih layak, lebih baik dan tercukupi.
“Santri bisa hidup bersih dan sehat,” kata Busro, relawan Mitra Kebaikan Baitul Wakaf Lebak, Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Tim ACT Bangun Sumur Wakaf untuk MI Mathla'ul Anwar Bogor
Menurut Busro, pengeboran sumur air bersih, renovasi dapur dan MCK dilakukan pada akhir April 2022 lalu. Sebelum dibangun sumur air bersih, para santri harus mengambil air dari sungai Cilaki yang berjarak 500 meter.
Air yang diambil dari sungai pun tidak berstatus air bersih. Jika musim hujan, kondisi air sungai menjadi lebih kotor. Karena air-air dari sawah, selokan semua bermuara ke sungai tersebut.
“Air sungai jarak ke pondok 500 meter, sangat kesulitan di malam hari karena gelap. Sumur dangkal manual kedalaman 7 meter 1 bulan kemarau airnya kering,” jelas Busro.
Bantuan Baitul Wakaf ini membantu kebutuhan air bersih, MCK dan dapur santri lebih layak, lebih baik dan tercukupi.
“Santri bisa hidup bersih dan sehat,” kata Busro, relawan Mitra Kebaikan Baitul Wakaf Lebak, Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Tim ACT Bangun Sumur Wakaf untuk MI Mathla'ul Anwar Bogor
Menurut Busro, pengeboran sumur air bersih, renovasi dapur dan MCK dilakukan pada akhir April 2022 lalu. Sebelum dibangun sumur air bersih, para santri harus mengambil air dari sungai Cilaki yang berjarak 500 meter.
Air yang diambil dari sungai pun tidak berstatus air bersih. Jika musim hujan, kondisi air sungai menjadi lebih kotor. Karena air-air dari sawah, selokan semua bermuara ke sungai tersebut.
“Air sungai jarak ke pondok 500 meter, sangat kesulitan di malam hari karena gelap. Sumur dangkal manual kedalaman 7 meter 1 bulan kemarau airnya kering,” jelas Busro.