2 Remaja Muslim Tewas dalam Aksi Protes Penghinaan Rasulullah di India
Muhajirin
Senin, 13 Juni 2022 - 05:50 WIB
Demonstrasi memprotes penghinaan terhadap Rasulullah SAW oleh Politisi BJP di India (foto: Reuters)
Polisi India bertindak represif terhadap umat Islam yang menggelar unjuk rasa di berbagai daerah di India. Demonstrasi itu meletus buntut pernyataan yang menghina Nabi Muhammad SAW oleh politisi Partai Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma dan rekannya.
Melansir Al-jazeera, dalam peristiwa tersebut, 2 Remaja muslim bernama Mudasir (14 tahun) dan Sahil Ansari (19 tahun) dinyatakan meninggal dunia terkena tembakan polisi. Keluarga korban menyatakan, polisi menggunakan kekerasan dalam menindak pengunjuk rasa yang berpusat di Ranchi, ibu kota negara bagian Jharkhand Timur.
Selain itu, puluhan pengunjuk rasa terluka setelah demonstrasi berubah menjadi kekerasan. Seorang perwira senior polisi di Ranchi juga terluka, menurut laporan media setempat. Situasi kian memburuk setelah massa umat Hindu mengorganisir demo balasan.
Baca Juga: Tak Hanya Hina Nabi Muhammad, Ini Daftar Kejahatan BJP India kepada Umat Islam
Paman Mudasir, Shahid Ayyubi, mengatakan, Mudasir terkena tembakan di Kepala. Dia meninggal akibat luka tersebut setelah dirawat di Institut Ilmu Kedokteran Rajendra.
Melansir Al-jazeera, dalam peristiwa tersebut, 2 Remaja muslim bernama Mudasir (14 tahun) dan Sahil Ansari (19 tahun) dinyatakan meninggal dunia terkena tembakan polisi. Keluarga korban menyatakan, polisi menggunakan kekerasan dalam menindak pengunjuk rasa yang berpusat di Ranchi, ibu kota negara bagian Jharkhand Timur.
Selain itu, puluhan pengunjuk rasa terluka setelah demonstrasi berubah menjadi kekerasan. Seorang perwira senior polisi di Ranchi juga terluka, menurut laporan media setempat. Situasi kian memburuk setelah massa umat Hindu mengorganisir demo balasan.
Baca Juga: Tak Hanya Hina Nabi Muhammad, Ini Daftar Kejahatan BJP India kepada Umat Islam
Paman Mudasir, Shahid Ayyubi, mengatakan, Mudasir terkena tembakan di Kepala. Dia meninggal akibat luka tersebut setelah dirawat di Institut Ilmu Kedokteran Rajendra.