Tafsir Luqman Ayat 17: Membekali Anak dengan Pengetahuan Agama
Jaja Suhana
Senin, 13 Juni 2022 - 14:14 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Mendidik anak disebut sebagai bagian terpenting dari tugas orang tua. Orang tua dituntut untuk mendidik anak-anaknya hingga tuntas, baik dalam hal agama maupun duniawi.
Seorang tokoh bijak Luqman Hakim selalu memberi nasihat kepada anaknya dan diabadikan di dalam Al-Qur'an. Luqman menasihati anaknya agar selalu menegakkan shalat dan meninggalkan perbuatan tercela serta selalu bersabar dalam hidup.
Nasihat tersebut dibadikan dalam surat Luqman ayat 17:
يٰبُنَيَّ اَقِمِ الصَّلٰوةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوْفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلٰى مَآ اَصَابَكَۗ اِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ
Baca Juga:Tafsir Al Insyirah Ayat 5-6: Bersama Kesulitan Pasti Ada Kemudahan
Artinya: "Wahai anakku! Laksanakanlah salat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting."
Menurut tafsir Kemenag, Luqman menasihati anaknya untuk mendirikan shalat dengan sebaik-baiknya, sehingga diridhai Allah. Jika seseorang diridhai Allah, maka ia akan dijauhkan dari perbuatan keji dan munkar.
Seorang tokoh bijak Luqman Hakim selalu memberi nasihat kepada anaknya dan diabadikan di dalam Al-Qur'an. Luqman menasihati anaknya agar selalu menegakkan shalat dan meninggalkan perbuatan tercela serta selalu bersabar dalam hidup.
Nasihat tersebut dibadikan dalam surat Luqman ayat 17:
يٰبُنَيَّ اَقِمِ الصَّلٰوةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوْفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلٰى مَآ اَصَابَكَۗ اِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ
Baca Juga:Tafsir Al Insyirah Ayat 5-6: Bersama Kesulitan Pasti Ada Kemudahan
Artinya: "Wahai anakku! Laksanakanlah salat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting."
Menurut tafsir Kemenag, Luqman menasihati anaknya untuk mendirikan shalat dengan sebaik-baiknya, sehingga diridhai Allah. Jika seseorang diridhai Allah, maka ia akan dijauhkan dari perbuatan keji dan munkar.