Siswa di Sulut Dianiaya hingga Meninggal, Menteri PPPA Desak Pelaku Ditindak
Redaksi
Rabu, 15 Juni 2022 - 23:10 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kotamobagu, Sulawesi Utara dirundung dan dianiaya teman sebayanya hingga meninggal dunia.
Penyiksaan tersebut terjadi saat korban akan ke mushola untuk sholat. Korban yang masih berusia 13 tahun ditangkap dan dibanting ke lantai oleh teman-temannya, kedua tangan dipegang, ditutup wajahnya dengan sajadah dan tubuhnya ditendang.
Setelah merasakan sakit korban sempat dibawa ke rumah sakit di Manado, namun nahas nyawa korban tidak tertolong lagi. Korban meninggal dunia pada 12 Juni 2022.
Menanggapi kejadian itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendesak pengelola satuan pendidikan untuk memastikan bahwa sekolah jauh dari tindakan kekerasan dan diskriminasi dalam bentuk apapun.
Baca Juga: Waspada Perundungan, Psikolog: Dominasi Pelaku terhadap Korban
Penyiksaan tersebut terjadi saat korban akan ke mushola untuk sholat. Korban yang masih berusia 13 tahun ditangkap dan dibanting ke lantai oleh teman-temannya, kedua tangan dipegang, ditutup wajahnya dengan sajadah dan tubuhnya ditendang.
Setelah merasakan sakit korban sempat dibawa ke rumah sakit di Manado, namun nahas nyawa korban tidak tertolong lagi. Korban meninggal dunia pada 12 Juni 2022.
Menanggapi kejadian itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendesak pengelola satuan pendidikan untuk memastikan bahwa sekolah jauh dari tindakan kekerasan dan diskriminasi dalam bentuk apapun.
Baca Juga: Waspada Perundungan, Psikolog: Dominasi Pelaku terhadap Korban