Pererat Kerja Sama, MUI Akan Bentuk Poros Muslim Indonesia-Rusia
Muhajirin
Jum'at, 17 Juni 2022 - 16:37 WIB
Mufti Rusia Syaikh Albir Krganov bersama pimpinan MUI (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan membentuk poros muslim Indonesia-Rusia untuk mempererat hubungan antara muslimRusia dan Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, saat menerima kunjungan Mufti sekaligus Ketua Majelis Spiritual Muslim Rusia, Shaikh Albir Krganov, di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2022).
"Kita bikin Poros Islam Indonesia-Rusia. Saya kira, yang paling sederhana, selanjutnya, ada kelompok kecil yang akan menindaklanjuti kerjasama Poros Islam Indonesia-Rusia," kata Sudarnoto.
Baca Juga: Din Dorong Kolaborasi Rusia dan Dunia Islam untuk Tata Peradaban
Rencana tersebut langsung ditanggapi positif Mufti Rusia Shaikh Albir Krganov. Dia langsung meminta salah satu petinggi MUI untuk membacakan doa agar rencana tersebut berjalan lancar. Tanpa pikir panjang, Wakil Ketua UMUM MUI, KH Marsudi Syuhud, langsung tampil memimpin proses doa tersebut.
"Ini adalah langkah awal untuk perjalanan yang panjang," kata Shaikh Albir.
Hal tersebut disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, saat menerima kunjungan Mufti sekaligus Ketua Majelis Spiritual Muslim Rusia, Shaikh Albir Krganov, di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2022).
"Kita bikin Poros Islam Indonesia-Rusia. Saya kira, yang paling sederhana, selanjutnya, ada kelompok kecil yang akan menindaklanjuti kerjasama Poros Islam Indonesia-Rusia," kata Sudarnoto.
Baca Juga: Din Dorong Kolaborasi Rusia dan Dunia Islam untuk Tata Peradaban
Rencana tersebut langsung ditanggapi positif Mufti Rusia Shaikh Albir Krganov. Dia langsung meminta salah satu petinggi MUI untuk membacakan doa agar rencana tersebut berjalan lancar. Tanpa pikir panjang, Wakil Ketua UMUM MUI, KH Marsudi Syuhud, langsung tampil memimpin proses doa tersebut.
"Ini adalah langkah awal untuk perjalanan yang panjang," kata Shaikh Albir.