Bertemu Menlu India, Retno Marsudi Bahas Soal Penghinaan Nabi Muhammad SAW
Ummu hani
Sabtu, 18 Juni 2022 - 19:35 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. (Foto: Kemlu RI)
Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P Marsudi melakukan pertemuan para Menlu ASEAN-India di New Delhi, India. Dalam pertemuan itu, Menlu Retno membahas isu penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang dilontarkan oleh politikus India.
Secara khusus, Retno menyampaikan kepada Menlu India bahwa Indonesia mengecam pernyataan 2 politikus yang menghina Nabi Muhammad SAW. "Dalam pertemuan komisi bersama tadi saya sampaikan secara khusus kepada Menlu India mengenai keprihatinan dan kecaman terhadap pernyataan 2 politisi partai BJP yang menghina Nabi Muhammad," kata Retno dikutip dari kanal YouTube Kemlu RI, Sabtu (18/6/2022).
Baca Juga:Mengenal Aktivis Muslimah dari Berbagai Negara, Berjuang Lawan Ketidakadilan
Retno mengatakan, Menlu India menyebut pernyataan soal Nabi Muhammad SAW itu bukan merepresentasikan Partai Bharatiya Janata (BJP). Pernyataan itu juga dianggap bukan sebagai posisi dari Pemerintah India.
"Sebagai tanggapan Menteri Luar Negeri India menyatakan bahwa statement dua politisi tersebut tidak mencerminkan sama sekali posisi partai BJP. Itu juga tidak mencerminkan sama sekali posisi Pemerintah India," lanjutnya.
Selain itu, Menlu India juga menegaskan politikus India tersebut telah diberhentikan dari jabatannya dan dinonaktifkan dari BJP. Menlu India disebut Retno menentang keras penghinaan terhadap agama.
Baca Juga:Sosok Afreen Fatima, Aktivis Muslim Pembela Nabi Muhammad SAW
Secara khusus, Retno menyampaikan kepada Menlu India bahwa Indonesia mengecam pernyataan 2 politikus yang menghina Nabi Muhammad SAW. "Dalam pertemuan komisi bersama tadi saya sampaikan secara khusus kepada Menlu India mengenai keprihatinan dan kecaman terhadap pernyataan 2 politisi partai BJP yang menghina Nabi Muhammad," kata Retno dikutip dari kanal YouTube Kemlu RI, Sabtu (18/6/2022).
Baca Juga:Mengenal Aktivis Muslimah dari Berbagai Negara, Berjuang Lawan Ketidakadilan
Retno mengatakan, Menlu India menyebut pernyataan soal Nabi Muhammad SAW itu bukan merepresentasikan Partai Bharatiya Janata (BJP). Pernyataan itu juga dianggap bukan sebagai posisi dari Pemerintah India.
"Sebagai tanggapan Menteri Luar Negeri India menyatakan bahwa statement dua politisi tersebut tidak mencerminkan sama sekali posisi partai BJP. Itu juga tidak mencerminkan sama sekali posisi Pemerintah India," lanjutnya.
Selain itu, Menlu India juga menegaskan politikus India tersebut telah diberhentikan dari jabatannya dan dinonaktifkan dari BJP. Menlu India disebut Retno menentang keras penghinaan terhadap agama.
Baca Juga:Sosok Afreen Fatima, Aktivis Muslim Pembela Nabi Muhammad SAW