Marak Aksi 'Begal' Rekening, Kenali 4 Modus Ini agar Tak Tertipu
Jaja Suhana
Senin, 20 Juni 2022 - 15:40 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Belakangan ini beredar aksi begal rekening dengan modus social engineering atau soceng. Salah satunya beredar informasi palsu yang mengatasnamakan bank.
Beredar kabar bahwa ada perubahan biaya administrasi Bank BRI dari awalnya Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu perbulan dengan unlimited transaksi. Sejumlah nasabah kemudian melaporkan telah kehilangan sejumlah uang di rekening karena aksi begal rekening tersebut.
Sebagai nasabah, tentu sahabat Langit7 harus berhat-hati. Jangan mengirimkan pasword atau data pribadi karena itu ciri-ciri dari begal rekening.
Baca Juga:3 Sumber Dana Non Bank untuk Tambahan Modal Bisnis
Mengutip laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berikut ini empat Modus social engineering yang harus dipaswadai nasabah.
"Hati-hati penipuan, petugas Bank tidak akan meminta atau menanyakan password, PIN, MPIN OTP atau data pribadi anda. Cek juga keaslian telepon, akun media sosial, email, dan website bank," tulis OJK.
Berikut 4 modus yang biasa digunakan para pembegal rekening ATM:
Beredar kabar bahwa ada perubahan biaya administrasi Bank BRI dari awalnya Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu perbulan dengan unlimited transaksi. Sejumlah nasabah kemudian melaporkan telah kehilangan sejumlah uang di rekening karena aksi begal rekening tersebut.
Sebagai nasabah, tentu sahabat Langit7 harus berhat-hati. Jangan mengirimkan pasword atau data pribadi karena itu ciri-ciri dari begal rekening.
Baca Juga:3 Sumber Dana Non Bank untuk Tambahan Modal Bisnis
Mengutip laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berikut ini empat Modus social engineering yang harus dipaswadai nasabah.
"Hati-hati penipuan, petugas Bank tidak akan meminta atau menanyakan password, PIN, MPIN OTP atau data pribadi anda. Cek juga keaslian telepon, akun media sosial, email, dan website bank," tulis OJK.
Berikut 4 modus yang biasa digunakan para pembegal rekening ATM: