LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3 sumber dana non bank yang bisa diandalkan untuk tambahan
modal bisnis. Cara untuk mendapatkan dana dari sumber ini pun terbilang cukup mudah dan simpel.
Selain itu, sumber dana untuk modal ini juga sangat bermanfaat bagi
pelaku usaha dengan skala yang belum bankable untuk mendapatkan pendanaan.
Berikut Langit7 rangkum 3 sumber dana non bank yang bisa Sahabat andalkan untuk tambahan modal bisnis.
1. CrowdfundingCrowdfunding atau urun dana merupakan salah satu jenis financial technology (fintech) yang sedang populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Crowdfunding sendiri merupakan teknik pendanaan untuk proyek atau unit usaha yang melibatkan masyarakat secara luas.
Baca Juga: 2 Tips Memulai Bisnis Travel Haji dan Umrah, Bisa Tanpa ModalDi Indonesia, fintech crowdfunding atau lebih populer disebut equity/securities crowdfunding digunakan untuk memperluas akses pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Perkembangan securities crowdfunding juga dinilai bakal menjadi alternatif sumber pendanaan. Inovasi ini dapat jadi solusi untuk generasi muda dan UMKM yang belum bankable untuk mengembangkan bisnis.
2. Teman dan keluargaAlternatif pendanaan lain untuk tambahan modal bisnis juga bisa didapatkan dari teman dan keluarga. Namun, Sahabat harus menjelaskan bisnis, model bisnis, dan pembagian keuntungan kepada mereka.
Artinya mereka akan berperan seperti investor, tapi lebih tradisional. Sebab, kerja sama ini lebih kepada model kekeluargaan.
Jadilah orang yang amanah dan bertanggung jawab dalam mengelola sumber dana dari teman dan keluarga ini. Dikhawatirkan, jika Sahabat melenceng dari tujuan utama bisa jadi hubungan dekat yang akan rusak.
3. BootstrapBootstrapping adalah strategi pengembangan bisnis yang mendapat modal dari satu pihak, baik itu dari pendiri (founder) atau pemilik (owner). Dengan kata lain, strategi ini lebih mengandalkan kekuatan internal daripada suntikan dana dari pihak luar.
Sahabat berperan penuh dalam pengembangan bisnis sedari awal hingga perkembangannya. Mulai dari ide, modal, model bisnis, dan lainnya.
Dengan bootstrap, Sahabat lebih dimungkinkan untuk menggerakkan bisnis seperti yang diinginkan. Bootstrap ini juga secara tidak langsung akan membentuk mentalitas Sahabat sebagai pebisnis sukses.
(bal)