LANGIT7.ID, Jakarta - Belakangan ini beredar aksi begal rekening dengan modus social engineering atau soceng. Salah satunya beredar informasi palsu yang mengatasnamakan bank.
Beredar kabar bahwa ada perubahan biaya administrasi Bank BRI dari awalnya Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu perbulan dengan unlimited transaksi. Sejumlah nasabah kemudian melaporkan telah kehilangan sejumlah uang di rekening karena aksi begal rekening tersebut.
Sebagai nasabah, tentu sahabat
Langit7 harus berhat-hati. Jangan mengirimkan pasword atau data pribadi karena itu ciri-ciri dari begal rekening.
Baca Juga: 3 Sumber Dana Non Bank untuk Tambahan Modal BisnisMengutip laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berikut ini empat Modus social engineering yang harus dipaswadai nasabah.
"Hati-hati penipuan, petugas Bank tidak akan meminta atau menanyakan password, PIN, MPIN OTP atau data pribadi anda. Cek juga keaslian telepon, akun media sosial, email, dan website bank," tulis OJK.
Berikut 4 modus yang biasa digunakan para pembegal rekening ATM:
1. Info Perubahan Tarif Transfer BankPenipu berpura-pura sebagai pegawai bank dan menyampaikan informasi perubahan tarif transfer bank kepada korban. Penipu meminta korban mengisi link formulir yang meminta data pribadi seperti PIN, OTP, dan password.
2. Tawaran Menjadi Nasabah Prioritas Penipu menawarkan iklan upgrade menjadi nasabah prioritas dengan segudang rayuan promosi. Penipu akan meminta korban memberikan data pribadi seperti nomor kartu, ATM, PIN, OTP, Nomor CVV/CVC, dan paasword.
3. Akun Layanan Konsumen PalsuAkun media sosial palsu yang mengatasnamakan bank. Akun biasanya muncul ketika ada nasabah yang menyampaikan keluhan terkait layanan perbankan. Pelaku akan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan keluhan dengan mengarahkan ke website palsu atau pelaku meminta nasabah memberikan data pribadinya.
4. Tawaran Menjadi Agen Laku PribadiPelaku juga menawarkan jasa menjadi agen laku pandai bank tanpa persyaratan rumit. Penipu akan meminta korban mentransfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC.
Baca Juga: Program Kartu Prakerja Diklaim Ringankan Beban Masyarakat
Baca Juga: Mengenal Al Rihla, Bola Resmi Piala Dunia 2022 Buatan Indonesia(zhd)