Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Marak Aksi 'Begal' Rekening, Kenali 4 Modus Ini agar Tak Tertipu

Jaja Suhana Senin, 20 Juni 2022 - 15:40 WIB
Marak Aksi 'Begal' Rekening, Kenali 4 Modus Ini agar Tak Tertipu
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Belakangan ini beredar aksi begal rekening dengan modus social engineering atau soceng. Salah satunya beredar informasi palsu yang mengatasnamakan bank.

Beredar kabar bahwa ada perubahan biaya administrasi Bank BRI dari awalnya Rp6.500 per transaksi menjadi Rp150 ribu perbulan dengan unlimited transaksi. Sejumlah nasabah kemudian melaporkan telah kehilangan sejumlah uang di rekening karena aksi begal rekening tersebut.

Sebagai nasabah, tentu sahabat Langit7 harus berhat-hati. Jangan mengirimkan pasword atau data pribadi karena itu ciri-ciri dari begal rekening.

Baca Juga: 3 Sumber Dana Non Bank untuk Tambahan Modal Bisnis

Mengutip laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berikut ini empat Modus social engineering yang harus dipaswadai nasabah.

"Hati-hati penipuan, petugas Bank tidak akan meminta atau menanyakan password, PIN, MPIN OTP atau data pribadi anda. Cek juga keaslian telepon, akun media sosial, email, dan website bank," tulis OJK.

Berikut 4 modus yang biasa digunakan para pembegal rekening ATM:

1. Info Perubahan Tarif Transfer Bank

Penipu berpura-pura sebagai pegawai bank dan menyampaikan informasi perubahan tarif transfer bank kepada korban. Penipu meminta korban mengisi link formulir yang meminta data pribadi seperti PIN, OTP, dan password.

2. Tawaran Menjadi Nasabah Prioritas

Penipu menawarkan iklan upgrade menjadi nasabah prioritas dengan segudang rayuan promosi. Penipu akan meminta korban memberikan data pribadi seperti nomor kartu, ATM, PIN, OTP, Nomor CVV/CVC, dan paasword.

3. Akun Layanan Konsumen Palsu

Akun media sosial palsu yang mengatasnamakan bank. Akun biasanya muncul ketika ada nasabah yang menyampaikan keluhan terkait layanan perbankan. Pelaku akan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan keluhan dengan mengarahkan ke website palsu atau pelaku meminta nasabah memberikan data pribadinya.

4. Tawaran Menjadi Agen Laku Pribadi

Pelaku juga menawarkan jasa menjadi agen laku pandai bank tanpa persyaratan rumit. Penipu akan meminta korban mentransfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC.

Baca Juga: Program Kartu Prakerja Diklaim Ringankan Beban Masyarakat

Baca Juga:
Mengenal Al Rihla, Bola Resmi Piala Dunia 2022 Buatan Indonesia


(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)