home global news

Selubung Kain Hitam Penutup Kakbah, Terbuat dari Sutera dan Benang Emas

Selasa, 21 Juni 2022 - 08:02 WIB
Proses mengangkat kiswah, kain penutup Kakbah yang dilakukan jelang musim haji, Senin (20/6/2022) kemarin. Foto: Twitter/The Holy Mosque.
Setiap tahun, jutaan Muslim dari seluruh dunia mengunjungi Kota Suci Mekkah untuk berhaji dan umrah. Saat mengunjungi Mekkah, pasti mengunjungi Kakbah, bangunan yang menjadi pusat kiblat umat Muslim di seluruh dunia.

Kakbah yang dinobatkan menjadi salah satu keajaiban dunia ini dibangun oleh Nabi Ibrahim dan anaknya, Nabi Ismail. Bangunan Kakbah diselubungi kain hitam dengan kaligrafi berlapis benang emas. Selubung atau kain penutup Kakbah ini disebut dengan Kiswah.

Baca juga: Kiswah, Kain Penutup Kakbah Dinaikkan Tiga Meter

Dalam bahasa Arab, kata kiswah memiliki arti selubung atau penutup. Melansir dari The Islamic Information, Selasa (21/6/202), umumnya kiswah akan diganti setiap tanggal 9 Dzulhijjah. Kiswah terdiri dari 47 lembar kain sutera dengan masing-masing berukuran 14 meter dan lebar 95 centimeter dengan total berat 670 kilogram.

Ukuran tersebut sudah disesuaikan menutupi bidang kubus Kakbah pada keempat sisinya. Bertuliskan ayat-ayat suci Alquran di atasnya dengan benang perak yang dilapis emas, panjangnya sekitar 47 meter dan terdiri dari 16 buah hiasan bergaya Islami berbentuk persegi.

Sulaman kaligrafi pada kiswah membutuhkan hingga 120 kilogram emas dan100 kilogram perak.

Salah satu kalimat yang tertera dalam pintalan emas kiswah adalah kalimah syahadat, Allah Jalla Jalallah, La Ilaha Illallah, dan Muhammad Rasulullah. Surat Ali Imran, Al-Baqarah, surat Al-Fatihah, surat Al-Ikhlash terpintal indah dalam benang emas untuk menghiasi kiswah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ibadah haji jemaah haji kakbah kiswah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya