Gempa Bumi Guncang Afghanistan, 280 Orang Dilaporkan Tewas
Ummu hani
Rabu, 22 Juni 2022 - 15:32 WIB
Gempa bumi di Afghanistan menewaskan 280 orang. (Foto: BBC)
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah selatan Afghanistan pada Rabu (22/6/2022). Gempa bumi ini menewaskan sedikitnya 280 orang dan puluhan orang terluka.
Gempa terjadi sekitar 44km di tenggara kota Khost. Guncangan gempa ini dirasakan hingga jarak 50km dari pusat gempa, menurut European Mediterranean Seismological Centre. Survei Geologi AS menyebutkan titik gempa bumi ini berada di kedalaman sekitar 51 km.
Baca Juga:Antisipasi Bencana Alam, Kemensos Hadirkan Kampung Siaga Bencana dan Lumbung Sosial
Dilansir dariBBC, menurut laporan para saksi mata, guncangan gempa itu dirasakan di ibu kota Afghanistan, Kabul, serta ibu kota Pakistan, Islamabad. Juru bicara pemerintah Afghanistan, Bilal Karimi menuturkan seluruh lembaga dan tim bantuan dikerahkan untuk menangani seluruh korban yang terkena gempa. "Kami menyerukan lembaga-lembaga bantuan untuk memberikan bantuan segera kepada para korban gempa untuk mencegah bencana kemanusiaan," kata Bilal.
Sebagai informasi, Afghanistan merupakan salah satu negara rentan terhadap gempa. Hal ini dikarenakan Afghanistan terletak di wilayah yang aktif secara seismik, melalui sejumlah jalur patahan, termasuk sesar Chaman, sesar Hari Rud, sesar Badakhshan Tengah, serta sesar Darvaz.
Dalam 10 tahun terakhir, lebih dari 7.000 orang meninggal dunia akibat gempa bumi di negara itu, berdasarkan laporan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan.
Baca Juga:
Gempa terjadi sekitar 44km di tenggara kota Khost. Guncangan gempa ini dirasakan hingga jarak 50km dari pusat gempa, menurut European Mediterranean Seismological Centre. Survei Geologi AS menyebutkan titik gempa bumi ini berada di kedalaman sekitar 51 km.
Baca Juga:Antisipasi Bencana Alam, Kemensos Hadirkan Kampung Siaga Bencana dan Lumbung Sosial
Dilansir dariBBC, menurut laporan para saksi mata, guncangan gempa itu dirasakan di ibu kota Afghanistan, Kabul, serta ibu kota Pakistan, Islamabad. Juru bicara pemerintah Afghanistan, Bilal Karimi menuturkan seluruh lembaga dan tim bantuan dikerahkan untuk menangani seluruh korban yang terkena gempa. "Kami menyerukan lembaga-lembaga bantuan untuk memberikan bantuan segera kepada para korban gempa untuk mencegah bencana kemanusiaan," kata Bilal.
Sebagai informasi, Afghanistan merupakan salah satu negara rentan terhadap gempa. Hal ini dikarenakan Afghanistan terletak di wilayah yang aktif secara seismik, melalui sejumlah jalur patahan, termasuk sesar Chaman, sesar Hari Rud, sesar Badakhshan Tengah, serta sesar Darvaz.
Dalam 10 tahun terakhir, lebih dari 7.000 orang meninggal dunia akibat gempa bumi di negara itu, berdasarkan laporan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan.
Baca Juga: