Dokter Hewan: PMK Bukan Virus Baru, Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
Muhajirin
Sabtu, 25 Juni 2022 - 15:20 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Slamet, menjelaskan, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menimpa hewan ternak bukan termasuk virus baru. Penyakit ini sudah ada sebelum Indonesia merdeka.
“Penyakit PMK pada hewan ternak itu bukan virus baru. Penyakit ini pertama kali masuk ke Indonesia zaman masih dijajah Belanda,” kata Slamet melalui ulasan di twitter, Sabtu (25/6/2022).
Pada 1990, Indonesia berhasil mendapatkan predikat negara yang terbebas dari PMK. Namun sekarang penyakit tersebut kembali mewabah di Tanah Air. PMK menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, domba atau kambing.
Baca Juga: Hewan Kurban Terjangkit PMK, Bolehkah Dagingnya Dikonsumsi?
PMK tidak ditularkan ke manusia (bukan penyakit zoonosis), daging serta susu aman untuk di konsumsi. PMK merupakan penyakit infeksi virus (famili Picornaviridae) yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah (cloven-hoofed).
“Penyakit PMK pada hewan ternak itu bukan virus baru. Penyakit ini pertama kali masuk ke Indonesia zaman masih dijajah Belanda,” kata Slamet melalui ulasan di twitter, Sabtu (25/6/2022).
Pada 1990, Indonesia berhasil mendapatkan predikat negara yang terbebas dari PMK. Namun sekarang penyakit tersebut kembali mewabah di Tanah Air. PMK menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, domba atau kambing.
Baca Juga: Hewan Kurban Terjangkit PMK, Bolehkah Dagingnya Dikonsumsi?
PMK tidak ditularkan ke manusia (bukan penyakit zoonosis), daging serta susu aman untuk di konsumsi. PMK merupakan penyakit infeksi virus (famili Picornaviridae) yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah (cloven-hoofed).