Larangan Dakwah Konfrontatif, Jangan Rendahkan Agama Lain
Mahmuda attar hussein
Selasa, 28 Juni 2022 - 14:25 WIB
PP Muhammadiyah. (Foto: Istimewa)
Dakwah Islam kepada umat harus disampaikan dengan baik, tidak konfrontatif atau menimbulkan pertentangan dan permusuhan. Apalagi sampai merendahkan agama lain.
Ketua PPMuhammadiyah, Dadang Kahmad menegaskan, umat Islam tidak boleh berdakwah hingga konfrontatif. Sebaliknya, Islam memerintahkan umatnya untuk berdakwah secara santun.
“Dakwah silakan tapi jangan merendahkan. Karena itu setiap keyakinan yang oleh Rasulullah SAW tetap dijaga, tidak dihinakan,” kata Dadang dalam keterangannya, Selasa (28/6/2022).
Walaupun terkadan Islam juga menjadi korban dari konfrontatif, tapi menurutnya itu bukanlah hal baru. Pasalnya, Allah SWT dalam firman-Nya telah menjelaskan terkait masalah tersebut.
Baca Juga: Dakwah Bukan Hanya Ceramah di YouTube, tapi Menuntun Jemaah
Seperti yang ada dalam surat At-Taubah ayat 32 dan As-Shaff ayat 8. Di mana disebutkan bahwa kebencian yang diwujudkan (makar) terhadap Islam akan selalu ada.
"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai." (QS At-Taubah: 32).
Ketua PPMuhammadiyah, Dadang Kahmad menegaskan, umat Islam tidak boleh berdakwah hingga konfrontatif. Sebaliknya, Islam memerintahkan umatnya untuk berdakwah secara santun.
“Dakwah silakan tapi jangan merendahkan. Karena itu setiap keyakinan yang oleh Rasulullah SAW tetap dijaga, tidak dihinakan,” kata Dadang dalam keterangannya, Selasa (28/6/2022).
Walaupun terkadan Islam juga menjadi korban dari konfrontatif, tapi menurutnya itu bukanlah hal baru. Pasalnya, Allah SWT dalam firman-Nya telah menjelaskan terkait masalah tersebut.
Baca Juga: Dakwah Bukan Hanya Ceramah di YouTube, tapi Menuntun Jemaah
Seperti yang ada dalam surat At-Taubah ayat 32 dan As-Shaff ayat 8. Di mana disebutkan bahwa kebencian yang diwujudkan (makar) terhadap Islam akan selalu ada.
"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai." (QS At-Taubah: 32).