Hikmah Al-Qur’an Diturunkan dalam Bahasa Arab, Keasliannya Terjaga Sepanjang Zaman
Muhajirin
Selasa, 28 Juni 2022 - 15:51 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Salah satu keutamaan Al-Qur’an adalah orisinalitas teks yang terus terjaga sampai saat ini. Bahasa Arab dalam Al-Qur’an era Rasulullah sama persis pada era saat ini. Tidak ada perbedaan sedikit pun.
Zulfan Abdillah, pemilik kanal Rabbaanians, mengatakan, Al-Qur’an berbeda dengan kitab suci agama lain. Al-Qur’an memiliki terjemahan, tapi terjemahan itu tidak bisa dikategorikan sebagai kitab suci. Umat Islam hanya menyebutnya sebagai buku terjemahan Al-Qur’an.
“Kalau dikatakan Al-Qur’an berbahasa Arab, tapi sudah banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa yang dipakai di seluruh dunia. Tapi, Al-Qur’an dalam konteks kitab suci harus ditulis dalam bahasa Arab, tulisan ber-rasm Utsmani dan dibaca dengan bahasa Asli (Arab) atau dengan qiraat yang mutawatir,” kata Zulfan di kanal YouTube-nya, Selasa (28/6/2022).
Terjemahan sebuah bahasa bisa menimbulkan distorsi. Sebab, banyak kosakata asli suatu bahasa tidak terdapat di bahasa lain. Seperti ada banyak kosakata bahasa Arab yang tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Baca Juga: Gus Baha: Alquran jadi Solusi Sampai Hari Kiamat
Zulfan Abdillah, pemilik kanal Rabbaanians, mengatakan, Al-Qur’an berbeda dengan kitab suci agama lain. Al-Qur’an memiliki terjemahan, tapi terjemahan itu tidak bisa dikategorikan sebagai kitab suci. Umat Islam hanya menyebutnya sebagai buku terjemahan Al-Qur’an.
“Kalau dikatakan Al-Qur’an berbahasa Arab, tapi sudah banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa yang dipakai di seluruh dunia. Tapi, Al-Qur’an dalam konteks kitab suci harus ditulis dalam bahasa Arab, tulisan ber-rasm Utsmani dan dibaca dengan bahasa Asli (Arab) atau dengan qiraat yang mutawatir,” kata Zulfan di kanal YouTube-nya, Selasa (28/6/2022).
Terjemahan sebuah bahasa bisa menimbulkan distorsi. Sebab, banyak kosakata asli suatu bahasa tidak terdapat di bahasa lain. Seperti ada banyak kosakata bahasa Arab yang tidak ada dalam bahasa Indonesia.
Baca Juga: Gus Baha: Alquran jadi Solusi Sampai Hari Kiamat