Menparekraf Dorong Penerapan Visa Digital Nomad untuk Genjot Wisatawan
Hasanah syakim
Selasa, 28 Juni 2022 - 19:55 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (foto: Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa visa digital nomad menjadi inovasi baru dalam merespons arus digitalisasi dan pola perilaku karyawan yang diperbolehkan untuk bekerja jarak jauh.
Menurut Sandiaga, istilah remote worker saat ini telah memasuki tahap akhir pembahasan sehingga pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Hal tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu terobosan dari regulasi.
"Karena salah satu poin daripada travel and tourism development index kita yang sangat membaik adalah koordinasi antara kementerian/lembaga. Kita harapkan dalam waktu segera akan kami berikan updatenya,” kata Sandiaga dikutip Selasa (28/6/2022).
Baca juga:Bukan Dongeng, Ada Negeri di Atas Awan di Daerah Ini
Sandiaga menyampaikan bahwa fenomena work from anywhere ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga seluruh dunia.
"Dari hasil survei terkait digital nomad ini tercatat sebanyak 95 persen menunjukkan Indonesia khususnya Bali menjadi tujuan pertama bagi penikmat remote worker," katanya.
Menurutnya, kebijakan visa digital nomad juga selaras dalam mendukung tercapainya target 1,5 juta wisatawan mancanegara untuk berwisata di Bali. Sehingga pihaknya berharap kualitas kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali bisa mencapai antara 50 hingga 60 persen.
Menurut Sandiaga, istilah remote worker saat ini telah memasuki tahap akhir pembahasan sehingga pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Hal tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu terobosan dari regulasi.
"Karena salah satu poin daripada travel and tourism development index kita yang sangat membaik adalah koordinasi antara kementerian/lembaga. Kita harapkan dalam waktu segera akan kami berikan updatenya,” kata Sandiaga dikutip Selasa (28/6/2022).
Baca juga:Bukan Dongeng, Ada Negeri di Atas Awan di Daerah Ini
Sandiaga menyampaikan bahwa fenomena work from anywhere ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga seluruh dunia.
"Dari hasil survei terkait digital nomad ini tercatat sebanyak 95 persen menunjukkan Indonesia khususnya Bali menjadi tujuan pertama bagi penikmat remote worker," katanya.
Menurutnya, kebijakan visa digital nomad juga selaras dalam mendukung tercapainya target 1,5 juta wisatawan mancanegara untuk berwisata di Bali. Sehingga pihaknya berharap kualitas kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali bisa mencapai antara 50 hingga 60 persen.