home edukasi & pesantren

Mahasiswa ini Kembangkan Kemasan Makanan dari Rumput Laut Pengganti Styrofoam

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 14:30 WIB
ilustrasi rumput laut (foto: langit7.id/istock)
Penggunaan styrofoam sebagai pembungkus makanan populer di Indonesia. Namun, styrofoam sama sekali tidak ramah lingkungan dan mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Dalam styrofoam terdapat senyawa benzena dan styrene yang memiliki efek samping bagi kesehatan.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan, benzena dapat memicu sel kanker. Sedangkan, styrene dapat mengakibatkan berbagai persoalan kesehatan seperti sakit kepala, gangguan saraf, hingga leukimia.

Maka beberapa mahasiswa Universitas Gadjah mada (UGM) menggagas pengembangan kemasan makanan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan dari rumput laut. Kemasan itu diharapkan bisa mengganti kemasan styrofoam.

“Keberadaan rumput laut di Indonesia cukup melimpah dan berpotensi digunakan sebagai bahan kemasan di masa depan yang aman dan ramah lingkungan,” papar ketua tim pengembang, Ilham Firdhausi, dikutip dari laman resmi UGM, Jumat (6/8/2021).

Ilham menjelaskan, pemilihan rumput laut sebagai bahan kemasan karena mengandung senyawa karagenan. Senyawa ini merupakan salah satu fikokoloid yang menunjukkan kemampuan pembentukan film yang sangat baik.

Dalam pembuatan bioplastik rumput laut itu menggunakan karagenan sebagai bahan utama. Lalu, diberikan penambahan bahan pendukung yaitu gliserol, air dan beeswax.

Selanjutnya, karagenan dicampur dengan air dan gliserol untuk dipanaskan lalu diberikan tambahan beeswax. Setelah larut lalu disaring yang selanjutnya dicetak sebagai kemasan makanan. Terakhir dilakukan proses pengeringan sebelum siap digunakan.Gagasan kemasan makanan dari rumput laut menawarkan solusi alternatif untuk mengatasi persoalan sampah plastik, terutama pencemaran laut akibat sampah plastik termasuk styrofoam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ekonomi kreatif kreativitas mahasiswa inovasi riset
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya