Guru SD di Magelang Ini Bisa Beli Harley dari Bertani Cabai
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 18:00 WIB
Ilustrasi Suharso petani cabai asal Magelang yang mampu membeli motor Harley. Foto: Langit7/ istock
Siapa sangka produk hasil tani bisa menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Bahkan dari hasil penjualan produk pangan bisa mendapatkan perolehan nilai yang cukup menguntungkan.
Suharso, muslim asal Magelang berhasil membuktikan itu. Dari hasil bertani, ia mampu membeli motor Harley Davidson yang sering disebut motor kelas atas dan hanya dimiliki oleh konglomerat. Ia juga mengaku sering ikut kegiatan touring bersama rekan di komunitas motornya.
“Sebetulnya saya memang sejak masih muda dulu melihat orang naik Harley itu rasanya ingin punya. Alhamdulillah, kini saya beli Harley, dan sampai sekarang saya sering touring bersama teman lainnya,” ujarnya dikanal Youtube CapCapung.
Suharto (65) adalah pensiunan guru Sekolah Dasar di Magelang. Motor Harley yang dibelinya ini merupakan hasil jerih payahnya yang juga bekerja sebagai petani cabai.
Sempat pada saat sekali panen, Suharto menghasilkan 500 ton dalam setahun dari hasil tani cabai dan beragam jenis sayuran lainnya. Kini lahan taninya juga telah mencapai luas 10 hektare dan memperkerjakan 34 orang warga sekitar.
“Urusan pemasaran sangat mudah, karena kebetulan dekat rumah saya itu ada pasar. Bahkan pedagang juga sering datang ke ladang, mereka minta agar bisa mendapatkan langsung hasil pangan dari lahan saya,” ujarnya.
Suharto mendapatkan ilmu tani secara otodidak. Dari kegagalan di awal mula bertani dijadikan pelajaran baginya untuk bisa memahami karakteristik jenis tanaman yang beragam.
Suharso, muslim asal Magelang berhasil membuktikan itu. Dari hasil bertani, ia mampu membeli motor Harley Davidson yang sering disebut motor kelas atas dan hanya dimiliki oleh konglomerat. Ia juga mengaku sering ikut kegiatan touring bersama rekan di komunitas motornya.
“Sebetulnya saya memang sejak masih muda dulu melihat orang naik Harley itu rasanya ingin punya. Alhamdulillah, kini saya beli Harley, dan sampai sekarang saya sering touring bersama teman lainnya,” ujarnya dikanal Youtube CapCapung.
Suharto (65) adalah pensiunan guru Sekolah Dasar di Magelang. Motor Harley yang dibelinya ini merupakan hasil jerih payahnya yang juga bekerja sebagai petani cabai.
Sempat pada saat sekali panen, Suharto menghasilkan 500 ton dalam setahun dari hasil tani cabai dan beragam jenis sayuran lainnya. Kini lahan taninya juga telah mencapai luas 10 hektare dan memperkerjakan 34 orang warga sekitar.
“Urusan pemasaran sangat mudah, karena kebetulan dekat rumah saya itu ada pasar. Bahkan pedagang juga sering datang ke ladang, mereka minta agar bisa mendapatkan langsung hasil pangan dari lahan saya,” ujarnya.
Suharto mendapatkan ilmu tani secara otodidak. Dari kegagalan di awal mula bertani dijadikan pelajaran baginya untuk bisa memahami karakteristik jenis tanaman yang beragam.