Dieng Culture Festival 2022 Digelar September Mendatang
Hasanah syakim
Jum'at, 01 Juli 2022 - 21:15 WIB
Dataran tinggi Dieng/ Langit7/iStock
Dieng Culture Festival 2022 akan digelar kembali secara offline di Dataran Tinggi Dieng bulan September 2022 mendatang.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Alif Faozi menyampaikan acara ini akan menjadi pengobat rindu festival budaya yang dalam dua tahun terakhir digelar secara daring.
"Dieng Culture Festival ke-13 ini awalnya sempat ingin digelar pada Agustus sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi kemungkinan akan digelar pada minggu kedua di bulan September 2022," kata Alif dikutip Jum'at (1/7/2022).
Baca juga:Wisatawan Diimbau Persiapkan Diri Sebelum Berlibur ke Dieng
Menurut Alif, hal tersebut dikarenakan dalam hitungan kalender Agustus termasuk hitungan Bulan Suro yang mana dalam filosofi Jawa, Bulan Suro dipercaya sebaga bulan spiritual untuk meningkatkan kualitas rohani dan kekuatan batin seseorang.
"Menurut para sesepuh kalau kita membuat acara yang ramai itu tidak disarankan, karena filosofi budaya Jawa, Bulan Suro adalah bulan spiritual untuk meningkatkan kualitas rohani dan kekuatan batin," katanya.
Dalam gelaran tahun ini, Alif menuturkan bahwa ditargetkan sebanyak tujuh anak akan berpartisipasi dalam ruwatan anak berambut gimbal sebagai acara utama dalam setiap gelaran Dieng Culture Festival.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Alif Faozi menyampaikan acara ini akan menjadi pengobat rindu festival budaya yang dalam dua tahun terakhir digelar secara daring.
"Dieng Culture Festival ke-13 ini awalnya sempat ingin digelar pada Agustus sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi kemungkinan akan digelar pada minggu kedua di bulan September 2022," kata Alif dikutip Jum'at (1/7/2022).
Baca juga:Wisatawan Diimbau Persiapkan Diri Sebelum Berlibur ke Dieng
Menurut Alif, hal tersebut dikarenakan dalam hitungan kalender Agustus termasuk hitungan Bulan Suro yang mana dalam filosofi Jawa, Bulan Suro dipercaya sebaga bulan spiritual untuk meningkatkan kualitas rohani dan kekuatan batin seseorang.
"Menurut para sesepuh kalau kita membuat acara yang ramai itu tidak disarankan, karena filosofi budaya Jawa, Bulan Suro adalah bulan spiritual untuk meningkatkan kualitas rohani dan kekuatan batin," katanya.
Dalam gelaran tahun ini, Alif menuturkan bahwa ditargetkan sebanyak tujuh anak akan berpartisipasi dalam ruwatan anak berambut gimbal sebagai acara utama dalam setiap gelaran Dieng Culture Festival.