home lifestyle muslim

Semangka Tak Selalu Menyegarkan, Ada Efek Kurang Baik Versi Sains

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 21:01 WIB
Semangka Foto: Langit7.id/Istock
Saat cuaca panas paling nikmat menyantap semangka dingin dari lemari es. Eits, tapi jangan kalap, ambil lagi dan lagi hingga makan terlalu banyak.

Buah berair satu ini memang menyegarkan dan juga mengandung vitamin A juga C serta antioksidan. Tapi, selain manfaat ternyata ada juga potensi tidak menyenangkan menurut sains ilmiah. Berikut seperti dikutip dari laman Eat This, Jumat (6/8/2021).

1. Menimbulkan gangguan pencernaan

Semangka memiliki kandungan fruktosa tinggi jenis senyawa tanaman dalam kategori FODMAP (fermentable oligosaccharides, disaccharides, monosaccharides, and polyols) alias karbohidrat rantai pendek yang susah diserap dalam usus halus, juga cenderung menyerap air dan berfermentasi dalam usus besar. Itu artinya orang dengan riwayat gangguan pencernaan mesti membatasi konsumsi semangka.

Memang tak semua orang reaktif terhadap FODMAP, namun bila usai menyantap semangka perut terasa tak nyaman, sangat mungkin buah itulah biang keladinya.

2. Memicu migrain

Berdasar studi terkini, semangka berpotensi memicu migrain dibanding buah-buahan lainnya. Dalam studi tersebut jenis buah yang turut diteliti termasuk jeruk, nanas, anggur, markisa, pepaya, dan mentimun.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
makanan sehat tips kesehatan semangka efek semangka manfaat buah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya