Santri Ponpes Minhaajurrosyidiin Jakarta Akan Tinggal di Rusun
Mahmuda attar hussein
Selasa, 05 Juli 2022 - 17:35 WIB
Santri di ponpes Minhaajurrosyidiin akan tinggal di rusun. (Foto: Istimewa).
Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin Cipayung Jakarta Timur akan menempati rumah susun yang disediakan Pemerintah lewat Kementerian PUPR.Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, membenarkan ada tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memperhatikan infrastruktur pendukung pendidikan seperti huniansantri dan mahasiswa."Rusun ini diharap bisa membantu santri untuk mendapatkan hunian yang layak. Jadi mereka bisa fokus belajar," kata Basuki dalam keterangannya dikutip Antaranews, Kamis (5/7/2022).Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menerangkan pembangunan Rusun ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama termasuk di pondok pesantren."Kami terus mendorong pembangunan Rusun untuk santri di seluruh Indonesia. Kami ingin santri sebagai generasi muda selain belajar agama dan ilmu di ponpes juga berlatih tinggal di hunian vertikal," ujarnya.
Baca Juga: Santri Dibekali Ilmu Jualan Produk Parekraf di Pasar DigitalAdapun pembangunan rusun menggunakan dana APBN senilai Rp3,8 miliar. Setiap unitnya dilengkapi dengan furnitur pendidikan seperti lemari pakaian dan tempat tidur susun.Ketua Yayasan Ponpes Minhaajurrosyidhin Muhammad Asyari Akbar, mengaku sangat bersyukur dan senang karena bisa menerima bantuan rusun. Apalagi fasilitas ini sangat dibutuhkan."Rusun ini akan dihuni oleh santri putra, dan biaya sewa bulanan rusun ini tidak ada karena kami hanya mengenakan biaya makan sebulan untuk para santri yang sangat terjangkau,” katanya.
Baca Juga: Santri Dibekali Ilmu Jualan Produk Parekraf di Pasar DigitalAdapun pembangunan rusun menggunakan dana APBN senilai Rp3,8 miliar. Setiap unitnya dilengkapi dengan furnitur pendidikan seperti lemari pakaian dan tempat tidur susun.Ketua Yayasan Ponpes Minhaajurrosyidhin Muhammad Asyari Akbar, mengaku sangat bersyukur dan senang karena bisa menerima bantuan rusun. Apalagi fasilitas ini sangat dibutuhkan."Rusun ini akan dihuni oleh santri putra, dan biaya sewa bulanan rusun ini tidak ada karena kami hanya mengenakan biaya makan sebulan untuk para santri yang sangat terjangkau,” katanya.
(bal)