Kisah Pria Ingin Berzina dan Beritahu Rasulullah, Ini Jawab Beliau
Andi Muhammad
Jum'at, 08 Juli 2022 - 22:14 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Berzina merupakan salah satu perbuatan terlarang serta dosa besar. Hukum bagi pelaku zina yang sudah menikah adalah di rajam, yaitu badannya dibenamkan ke tanah hingga tersisa kepala dan dilempari batu sampai mati.
Sementara bagi yang belum menikah di cambuk 100 kali serta diasingkan. Islam menegaskan bahwa hukum zina adalah haram. Larangan zina tersebut disampaikan dengan tegas dalam Al-Qur'an.
Pada zaman Rasulullah SAW, ada seorang pemuda yang hendak berzina dan meminta izin ke Rasulullah. Menanggapi pemuda tersebut, Rasulullah justru bersikap tenang dan tidak marah.
Baca Juga:Ayah MSAT Janji Akan Antar Sendiri Anaknya ke Kepolisian
Dalam hadist riwayat Imam Ahmad jilid lima nomor 256-257, dari Abi Umamah radiallahu anhu berkata bahwa pada suatu hari datang seorang pemuda yang meminta izin kepada Rasulullah untuk berzina. Orang sekelilingnya berpaling kepadanya kemudian marah dan melarangnya melakukan itu.
Namun Rasulullah dengan lembut menasehati pria tersebut. Rasulullah SAW bersabda: “Bawakan dia dekat denganku”. Maka pemuda itu telah mendekati baginda nabi.
Abu Umamah) berkata: maka (pemuda itu) telah duduk (dekat dengan Rasulullah SAW).
Sementara bagi yang belum menikah di cambuk 100 kali serta diasingkan. Islam menegaskan bahwa hukum zina adalah haram. Larangan zina tersebut disampaikan dengan tegas dalam Al-Qur'an.
Pada zaman Rasulullah SAW, ada seorang pemuda yang hendak berzina dan meminta izin ke Rasulullah. Menanggapi pemuda tersebut, Rasulullah justru bersikap tenang dan tidak marah.
Baca Juga:Ayah MSAT Janji Akan Antar Sendiri Anaknya ke Kepolisian
Dalam hadist riwayat Imam Ahmad jilid lima nomor 256-257, dari Abi Umamah radiallahu anhu berkata bahwa pada suatu hari datang seorang pemuda yang meminta izin kepada Rasulullah untuk berzina. Orang sekelilingnya berpaling kepadanya kemudian marah dan melarangnya melakukan itu.
Namun Rasulullah dengan lembut menasehati pria tersebut. Rasulullah SAW bersabda: “Bawakan dia dekat denganku”. Maka pemuda itu telah mendekati baginda nabi.
Abu Umamah) berkata: maka (pemuda itu) telah duduk (dekat dengan Rasulullah SAW).