Ustaz Bachtiar Nasir: Wukuf di Arafah Miniatur Padang Mahsyar
Andi Muhammad
Ahad, 10 Juli 2022 - 06:00 WIB
Ustaz Bachtiar Nasir. Foto: Istimewa.
Jemaah haji dari berbagai belahan dunia telah melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Wukuf di Arafah ini merupakan minatur Padang Mahsyar.
Hal ini diungkapkan Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) saat menyampaikan khutbah Arafah kepada kelompok jemaah haji Indonesia yang ia bimbing. Pada khutbahnya dari Padang Arafah yang disiarkan langsung di beberapa media sosial, UBN mengatakan manusia kelak akan dikumpulkan di atas bumi, tetapi bukan bumi yang saat ini dipijak.
Pada surat Ibrahim ayat 48 disebutkan, “(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa.”
Baca Juga:Menuju Milad ke-14, Ini Sepak Terjang AQL di Dunia Tadabbur Qur`an
UBN kemudian mengutip sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim tentang gambaran bumi tersebut. “Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan tentang sifat bumi tersebut. Ketika kita berada di Padang Mahsyar nanti yang sekarang sebagai miniaturnya di Arafah ini. Adalah tempat dikumpulkannya manusia,” kata alumnus Universitas Islam Madinah, Arab Saudi ini, dikutip Ahad (10/7/2022).
Bumi itu, jelas UBN, berbentuk bulat pipih, datar, dan tidak ada tanda apapun di atasnya. Tidak ada dataran tinggi dan tidak ada lembah. Tidak ada gunung dan bukit dan tidak ada pula bebatuan. Tidak ada tanda tempat tinggal dan bangunan.
“Kondisi kita nanti di Padang Mahsyar, orang-orang akan dikumpulkan pada hari itu tanpa alas kaki dan tanpa sandal, telanjang, dan tidak berpakaian. Pada hari itu matahari akan mendekati makhluk sejauh satu mil dari mereka dan tidak ada naungan pada hari itu kecuali naungan Arsy dari Allah,” ujar UBN.
Hal ini diungkapkan Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) saat menyampaikan khutbah Arafah kepada kelompok jemaah haji Indonesia yang ia bimbing. Pada khutbahnya dari Padang Arafah yang disiarkan langsung di beberapa media sosial, UBN mengatakan manusia kelak akan dikumpulkan di atas bumi, tetapi bukan bumi yang saat ini dipijak.
Pada surat Ibrahim ayat 48 disebutkan, “(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa.”
Baca Juga:Menuju Milad ke-14, Ini Sepak Terjang AQL di Dunia Tadabbur Qur`an
UBN kemudian mengutip sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim tentang gambaran bumi tersebut. “Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan tentang sifat bumi tersebut. Ketika kita berada di Padang Mahsyar nanti yang sekarang sebagai miniaturnya di Arafah ini. Adalah tempat dikumpulkannya manusia,” kata alumnus Universitas Islam Madinah, Arab Saudi ini, dikutip Ahad (10/7/2022).
Bumi itu, jelas UBN, berbentuk bulat pipih, datar, dan tidak ada tanda apapun di atasnya. Tidak ada dataran tinggi dan tidak ada lembah. Tidak ada gunung dan bukit dan tidak ada pula bebatuan. Tidak ada tanda tempat tinggal dan bangunan.
“Kondisi kita nanti di Padang Mahsyar, orang-orang akan dikumpulkan pada hari itu tanpa alas kaki dan tanpa sandal, telanjang, dan tidak berpakaian. Pada hari itu matahari akan mendekati makhluk sejauh satu mil dari mereka dan tidak ada naungan pada hari itu kecuali naungan Arsy dari Allah,” ujar UBN.