Tak Lolos PPDB, Kak Seto Minta Orang Tua Didik Anak Kuat Mental
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 15 Juli 2022 - 11:34 WIB
Psikolog anak Seto Mulyadi. Foto: Instagram.
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah. Di antaranya adalah kriteria usia dan jarak tempat tinggal ke sekolah yang membuat sebagian calon peserta didik tidak lolos.
Kondisi ini menyebabkan anak yang tak lolos seleksi PPDB menjadi minder atau rendah diri. Bahkan diTangerang, calon peserta didik yang gagal seleksi PPDB, jatuh sakit.
Psikolog Anak, Seto Mulyadi mengatakan orang tua harus mengajarkan buah hati untuk menerima realitas hidup agar tumbuh menjadi anak bermental kuat.
Baca juga: Wahai Orang Tua, Daripada Mengancam Anak, Kak Seto Sarankan Cara Ini
Menurut Kak Seto, dalam hidup banyak keinginan atau harapan yang tidak bisa terpenuhi. Bukan karena tidak mampu, lanjut Kak Seto, tapi lebih karena keadaan.
"Jadi orang tua harus membiasakan kepada anak untuk siap menghadapi realita, tidak mudah baper, putus asa dan lainnya," ujar Kak Seto saat dihubungi Langit7, Kamis (14/7/2022).
Dia melanjutkan, setiap orang perlu memiliki impian dan rencana. Tetapi, Kak Seto mengingatkan, harus mempunyai kesiapan saat hal tersebut tidak tercapai.
Kondisi ini menyebabkan anak yang tak lolos seleksi PPDB menjadi minder atau rendah diri. Bahkan diTangerang, calon peserta didik yang gagal seleksi PPDB, jatuh sakit.
Psikolog Anak, Seto Mulyadi mengatakan orang tua harus mengajarkan buah hati untuk menerima realitas hidup agar tumbuh menjadi anak bermental kuat.
Baca juga: Wahai Orang Tua, Daripada Mengancam Anak, Kak Seto Sarankan Cara Ini
Menurut Kak Seto, dalam hidup banyak keinginan atau harapan yang tidak bisa terpenuhi. Bukan karena tidak mampu, lanjut Kak Seto, tapi lebih karena keadaan.
"Jadi orang tua harus membiasakan kepada anak untuk siap menghadapi realita, tidak mudah baper, putus asa dan lainnya," ujar Kak Seto saat dihubungi Langit7, Kamis (14/7/2022).
Dia melanjutkan, setiap orang perlu memiliki impian dan rencana. Tetapi, Kak Seto mengingatkan, harus mempunyai kesiapan saat hal tersebut tidak tercapai.