Ini 3 Cara Rasullulah Cegah Krisis Pangan
Andi Muhammad
Senin, 18 Juli 2022 - 13:47 WIB
Ilustrasi. Foto: Shutterstock.
Krisis pangan kini tengah menjadi isu global, bahkan beberapa negara merasakan dampak ini hingga ke titik nadir. Negara Srilanka merupakan salah satu yang tengah diterpa peristiwa ini.
Jauh sebelum masa kini, Rasulullah SAW sudah menerapkan berbagai cara demi mengantisipasi krisis pangan yang akan terjadi. Keteladanan Rasulullah patut ditiru oleh para pemimpin negara saat ini.
Kepemimpinan Rasullulah sudah tertulis jelas di berbagai hadis. Berikut strategi Rasulullah dalam mencegah krisis pangan bersama para sahabat radiallahu anhum.
Baca Juga:Cara Nabi Yusuf Tangani Krisis Pangan, Jawabannya Ada di Al Quran
1. Rasullulah mendorong perkembangan perkebunan dan pertanian
Dari sahabat Jabir, sesungguhnya Nabi Muhammad memasuki pekarangan Ummu Ma’bad, kemudian beliau berkata, “Wahai Ummu Ma’bad siapakah yang menanam kurma ini? Muslim atau kafir?
Ummu Ma’bad menjawab, “Muslim.” Lalu Nabi Bersabda, “Tidaklah seorang muslim menanam tanaman lalu memakannya baik manusia,keledai atau burung kecuali itu akan menjadi sedekah baginya hingga hari kiamat.” (HR Muslim).
Jauh sebelum masa kini, Rasulullah SAW sudah menerapkan berbagai cara demi mengantisipasi krisis pangan yang akan terjadi. Keteladanan Rasulullah patut ditiru oleh para pemimpin negara saat ini.
Kepemimpinan Rasullulah sudah tertulis jelas di berbagai hadis. Berikut strategi Rasulullah dalam mencegah krisis pangan bersama para sahabat radiallahu anhum.
Baca Juga:Cara Nabi Yusuf Tangani Krisis Pangan, Jawabannya Ada di Al Quran
1. Rasullulah mendorong perkembangan perkebunan dan pertanian
Dari sahabat Jabir, sesungguhnya Nabi Muhammad memasuki pekarangan Ummu Ma’bad, kemudian beliau berkata, “Wahai Ummu Ma’bad siapakah yang menanam kurma ini? Muslim atau kafir?
Ummu Ma’bad menjawab, “Muslim.” Lalu Nabi Bersabda, “Tidaklah seorang muslim menanam tanaman lalu memakannya baik manusia,keledai atau burung kecuali itu akan menjadi sedekah baginya hingga hari kiamat.” (HR Muslim).