Kecelakaan Maut Cibubur, Warganet Unggah Petisi Tutup Lampu Merah di TKP
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 19 Juli 2022 - 09:05 WIB
Ilustrasi lampu merah. Foto: LANGIT7/iStock
Insiden kecelakaan maut yang melibatkan truk Pertamina menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Alternatif Cibubur, CBD, Bekasi, Senin (18/7/2022) berujung petisi penutupan lampu merah di area TKP.
Banyak warganet mengaku melihat sejumlah kecelakaan yang terjadi di area lampu merah tersebut. Maka itu, mereka pun memunculkan petisi di internet untuk menuntut penutupan lampu merah di area kecelakaan maut.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Cibubur, Truk Pertamina Diduga Rem Blong
Dari pantauan Langit7 di situs change.org, Selasa (19/7/2022), petisi yang diunggah oleh akun bernama Umi N itu sudah ditandatangi
27.831 orang dengan target 35.000 orang.
Dalam keterangannya, Umi N menjelaskan awal mula lampu merah tersebut dibangun hingga saat ini memakan korban jiwa.
"Saat ini di Jalan Transyogie sedang ada pembangunan proyek CBD sebrang Citra Grand. Dengan adanya proyek tersebut, dibuat lampu merah untuk keluar masuk kendaraan dari CBD. Padahal kontur jalanan tersebut adalah turunan baik dari arah Jakarta maupun Cileungsi," katanya.
Banyak warganet mengaku melihat sejumlah kecelakaan yang terjadi di area lampu merah tersebut. Maka itu, mereka pun memunculkan petisi di internet untuk menuntut penutupan lampu merah di area kecelakaan maut.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Cibubur, Truk Pertamina Diduga Rem Blong
Dari pantauan Langit7 di situs change.org, Selasa (19/7/2022), petisi yang diunggah oleh akun bernama Umi N itu sudah ditandatangi
27.831 orang dengan target 35.000 orang.
Dalam keterangannya, Umi N menjelaskan awal mula lampu merah tersebut dibangun hingga saat ini memakan korban jiwa.
"Saat ini di Jalan Transyogie sedang ada pembangunan proyek CBD sebrang Citra Grand. Dengan adanya proyek tersebut, dibuat lampu merah untuk keluar masuk kendaraan dari CBD. Padahal kontur jalanan tersebut adalah turunan baik dari arah Jakarta maupun Cileungsi," katanya.