home global news

1.000 Orang Tewas akibat Gelombang Panas di Portugal, Ini Penjelasan Medisnya

Kamis, 21 Juli 2022 - 14:05 WIB
Ilustrasi gelombang panas dengan termometer menampilkan suhu mencapai 40 derajat. Foto: Langit7.id/iStock
Sejumlah negara mengalami fenomena gelombang panas, salah satunya Portugal. Perubahan iklim menyebabkan suhu terus meningkat bahkan mencapai 40 derajat Celsius. Fenomena ini menewaskan lebih dari 1.000 jiwa di negara tersebut.

Lantas bagaimana gelombang panas bisa menyebabkan kematian ribuan orang?

Melansir dari Telegraph, Kamis (21/7/2022) orang tua dan anak-anak menjadi kelompok yang paling berisiko akibat gelombang panas. Penyakit dan kematian akibat gelombang panas bisa terjadi pada siapapun, baik orang-orang yang fit dan sehat, maupun kelompok berisiko tinggi.

Baca Juga:Gelombang Panas Ekstrem Landa Spanyol dan Portugal, 322 Orang Tewas



Kepala petugas paramedis di St John’s Ambulance Martin Berry menjelaskan, bahaya kesehatan suhu tinggi dibagi menjadi dua tahap, pertama kelelahan akibat panas. Panas dapat mengakibatkan seseorang merasa pusing, haus berlebih, dan sangat banyak mengeluarkan keringat.

"Seseorang akan merasa pusing, haus yang berlebihan, dan menjadi sangat berkeringat. Ini biasanya pertanda bahwa seseorang terlalu lama berada di bawah sinar matahari, atau terlalu memaksakan diri dan suhu tubuh meningkat terlalu tinggi," ujar Berry.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gelombang panas portugal meninggal dunia cuaca ekstrem heat stroke
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya