Islam Larang Cabut Uban, Ini Kata Penata Rambut Profesional
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 22 Juli 2022 - 12:40 WIB
Ilustrasi rambut beruban. (Foto: Istimewa).
Ada alasan ilmiah mengapa agama Islam melarang umatnya mencabut uban. Sebab kebiasaan ini malah akan merusak sistem pertumbuhan rambut di kepala.
Penata rambut profesional asal London, Michael Van Clarke mengatakan, mencabut uban hanya akan membuat siklus pertumbuhan rambut selanjutnya lebih lama.
"Rambut yang hidupnya Anda perpendek dengan dicabut akan beristirahat dan memulai siklus pertumbuhan berikutnya setelah tiga bulan," kata pendiri 3 More Inches Haircare ini dikutip Jumat (22/7/2022).
Baca Juga: Pria Panjangkan Rambut Sampai Gondrong, Termasuk Sunnah?
Rambut akan tumbuh lebih tipis dan bertahan lebih singkat ketika seseorang mulai memasuki usia 20 tahun.
Memperpendek usia rambut dengan mencabutnya, hanya akan merusak siklus pertumbuhan rambut dan sulit untuk diperbaiki.
"Dengan mencabut uban, Anda membuat trauma pada folikel rambut. Bahkan bisa menyebabkan infeksi atau kebotakan," katanya.
Penata rambut profesional asal London, Michael Van Clarke mengatakan, mencabut uban hanya akan membuat siklus pertumbuhan rambut selanjutnya lebih lama.
"Rambut yang hidupnya Anda perpendek dengan dicabut akan beristirahat dan memulai siklus pertumbuhan berikutnya setelah tiga bulan," kata pendiri 3 More Inches Haircare ini dikutip Jumat (22/7/2022).
Baca Juga: Pria Panjangkan Rambut Sampai Gondrong, Termasuk Sunnah?
Rambut akan tumbuh lebih tipis dan bertahan lebih singkat ketika seseorang mulai memasuki usia 20 tahun.
Memperpendek usia rambut dengan mencabutnya, hanya akan merusak siklus pertumbuhan rambut dan sulit untuk diperbaiki.
"Dengan mencabut uban, Anda membuat trauma pada folikel rambut. Bahkan bisa menyebabkan infeksi atau kebotakan," katanya.