Akankah Citayam Fashion Week Jadi Tren Fesyen Baru?
Muhajirin
Jum'at, 22 Juli 2022 - 15:52 WIB
Para remaja di Citayam Fashion Week di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat (foto: Langit7.id)
Pakar Kajian Budaya dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Pujo Sakti Nur Cahyo, menilai, cepat atau lambat tren Citayam Fashion Week akan berubah dan mengalami perubahan.
Dia menjelaskan, dalam perspektif kebudayaan, cara seseorang berpakaian merupakan artikulasi dari identitas seseorang. Identitas seseorang bisa diekspresikan melalui cara berpakaian, baik merujuk pada kelas sosial, latar belakang pendidikan, ataupun tingkat kesejahteraan.
Citayam Fashion Week merupakan bentuk ekspresi dan eksistensi anak muda di tengah hiruk-pikuk ibu kota yang sangat dinamis. Fashion taste dan tren demikian, kata Pujo, cepat berputar.
Hal itu disebabkan fasyen merupakan entitas yang terus bergerak dinamis dan akan berubah serta mengalami perubahan.
Baca Juga:Saingi Kelas Borju, Citayam Fashion Week Jadi Ruang Eksis Pemuda Menengah ke Bawah
"Semua fesyen pasti akan mengalami yang namanya sirkulasi. Baik nanti sezaman di tempat berbeda atau mungkin dimodifikasi. Tahun 80-an pernah populer gaya anak muda pakaian warna-warni yang juga pernah populer di era 2000-an," kata Pujo, dikutip lama resmi Unair, Jumat (22/7/2022).
Menurut Pujo, kemunculan Citayam Fashion Week terjadi karena ada gerakan dari anak-anak muda. Itu dimulai saat anak muda penyangga ibu kota ingin bermain dengan menaiki transportasi kereta.
Dia menjelaskan, dalam perspektif kebudayaan, cara seseorang berpakaian merupakan artikulasi dari identitas seseorang. Identitas seseorang bisa diekspresikan melalui cara berpakaian, baik merujuk pada kelas sosial, latar belakang pendidikan, ataupun tingkat kesejahteraan.
Citayam Fashion Week merupakan bentuk ekspresi dan eksistensi anak muda di tengah hiruk-pikuk ibu kota yang sangat dinamis. Fashion taste dan tren demikian, kata Pujo, cepat berputar.
Hal itu disebabkan fasyen merupakan entitas yang terus bergerak dinamis dan akan berubah serta mengalami perubahan.
Baca Juga:Saingi Kelas Borju, Citayam Fashion Week Jadi Ruang Eksis Pemuda Menengah ke Bawah
"Semua fesyen pasti akan mengalami yang namanya sirkulasi. Baik nanti sezaman di tempat berbeda atau mungkin dimodifikasi. Tahun 80-an pernah populer gaya anak muda pakaian warna-warni yang juga pernah populer di era 2000-an," kata Pujo, dikutip lama resmi Unair, Jumat (22/7/2022).
Menurut Pujo, kemunculan Citayam Fashion Week terjadi karena ada gerakan dari anak-anak muda. Itu dimulai saat anak muda penyangga ibu kota ingin bermain dengan menaiki transportasi kereta.