Perekonomian Global Menurun, Akankah Inflasi Indonesia Ikut Meninggi?
Muhajirin
Sabtu, 23 Juli 2022 - 15:15 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Kondisi perekonomian global sedang tidak baik-baik saja. Sejumlah negara bahkan Amerika Serikat mengalami inflasi yang tinggi. Sementara negara lain seperti Sri Lanka dan Pakistan bahkan mengalami krisis ekonomi. Akankah situasi tersebut berdampak ke Indonesia?.
Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali, menilai, perang antara Rusia dan Ukraina memicu krisis pangan di seluruh dunia. Itu bisa menyebabkan inflasi bahkan hiperinflasi.
Di Indonesia, inflasi pada Januari 2022 masih 2,8 persen. Pemerintah berhasil menghambat laju inflasi beberapa tahun terakhir. Bila inflasi masih berada di angka 2,8 persen masih bisa dikatakan aman.
“Tapi, begitu inflasi menyentuh 4,35% persen,habis kita, kekayaan kita tergerogoti. Kita harus mencari lahan investasi yang lain. Jangan lupa bahwa inflasi selalu menggerogoti orang-orang menengah kebawah,” kata Rhenald di akun YouTube-nya, Sabtu (23/7/2022).
Baca Juga: IDEAS: Krisis Pangan Bayangi Indonesia, Pemerintah Jangan Bergantung Impor Pasar Global
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka inflasi di Indonesia mulai bergerak naik. Salah satu pemicunya adalah subsidi BBM dan subsidi listrik. Meski Indonesia bisa mengambil keuntungan dari ekspor kelapa sawit dan batubara, tapi di sisi lain ada subsidi yang harus dibayar.
Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali, menilai, perang antara Rusia dan Ukraina memicu krisis pangan di seluruh dunia. Itu bisa menyebabkan inflasi bahkan hiperinflasi.
Di Indonesia, inflasi pada Januari 2022 masih 2,8 persen. Pemerintah berhasil menghambat laju inflasi beberapa tahun terakhir. Bila inflasi masih berada di angka 2,8 persen masih bisa dikatakan aman.
“Tapi, begitu inflasi menyentuh 4,35% persen,habis kita, kekayaan kita tergerogoti. Kita harus mencari lahan investasi yang lain. Jangan lupa bahwa inflasi selalu menggerogoti orang-orang menengah kebawah,” kata Rhenald di akun YouTube-nya, Sabtu (23/7/2022).
Baca Juga: IDEAS: Krisis Pangan Bayangi Indonesia, Pemerintah Jangan Bergantung Impor Pasar Global
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka inflasi di Indonesia mulai bergerak naik. Salah satu pemicunya adalah subsidi BBM dan subsidi listrik. Meski Indonesia bisa mengambil keuntungan dari ekspor kelapa sawit dan batubara, tapi di sisi lain ada subsidi yang harus dibayar.