Citayam Fashion Week Disusupi LGBT, MUI: Harus Dihentikan
Muhajirin
Rabu, 27 Juli 2022 - 19:30 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Citayam Fashion Week (CWF) di kawasan Sudirman, Jakarta disusupi perilaku yang menjurus promosi ide dan gerakan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Itu terlihat saat seorang remaja pria mengenakan pakaian wanita dan viral di media sosial.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, meminta pemerintah bertindak tegas untuk mencegah praktik-praktik tidak terpuji tersebut. Dia menilai, LGBT merupakan ide dan gerakan yang bertentangan dengan ajaran agama dan falsafah bangsa di ranah publik.
“Kalau yang positif tentu kita dukung. Tetapi, kalau yang negatif tentu harus kita setop dan hentikan. Kami meminta pemerintah harus menindak tegas dan melarangnya (LGBT di CFW),” kata Abbas di Jakarta, Selasa (26/7/2022).
Baca Juga: LGBT di Citayam Fashion Week, MUI: Penyakit yang Bisa Disembuhkan
Dia mengimbau para orang tua mengevaluasi diri sendiri dalam cara pengendalian perilaku negatif remaja seperti CFW. Dia menilai, perilaku seorang remaja pria berdandan seperti Wanita tak bisa dibenarkan secara moral.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, meminta pemerintah bertindak tegas untuk mencegah praktik-praktik tidak terpuji tersebut. Dia menilai, LGBT merupakan ide dan gerakan yang bertentangan dengan ajaran agama dan falsafah bangsa di ranah publik.
“Kalau yang positif tentu kita dukung. Tetapi, kalau yang negatif tentu harus kita setop dan hentikan. Kami meminta pemerintah harus menindak tegas dan melarangnya (LGBT di CFW),” kata Abbas di Jakarta, Selasa (26/7/2022).
Baca Juga: LGBT di Citayam Fashion Week, MUI: Penyakit yang Bisa Disembuhkan
Dia mengimbau para orang tua mengevaluasi diri sendiri dalam cara pengendalian perilaku negatif remaja seperti CFW. Dia menilai, perilaku seorang remaja pria berdandan seperti Wanita tak bisa dibenarkan secara moral.