home global news

Istri Diduga Selingkuh dengan Elon Musk, Sergey Brin Tarik Investasi dari Tesla

Rabu, 27 Juli 2022 - 16:58 WIB
Ilustrasi pabrik Tesla di Shanghai, China. (Foto: Langit7.id/iStock)
Salah satu pendiri Google, Sergey Brin menginstruksikan para penasihatnya untuk membatalkan investasi pribadinya di perusahaan Tesla. Hal ini terkait isu perselingkuhan sang istri, Nicole Shanahan, dengan bos Tesla Elon Musk.

Melansir dari Fox, Rabu (27/7/2022), hal tersebut membuat Brin menarik bahkan menjual sejumlah investasinya di perusahaan Elon Musk. Di antaranya SpaceX, Neuralink dan The Boring Company.

Baca Juga:Ayah Elon Musk Nikahi Anak Tirinya hingga Hamil, Begini Hukumnya dalam Islam

Diketahui, Brin merupakan anggota dewan Alphabet Inc., perusahaan induk Google yang menginvestasikan USD500.000 atau sekitar Rp7,49 miliar ke Tesla pada 2008. Google dan Fidelity juga berinvestasi sebesar USD1 miliar atau Rp15 miliar di SpaceX pada 2015.

Elon Musk diduga menjalin hubungan dengan Shanahan pada awal Desember 2021 di Miami. Tragedi ini mengakhiri persahabatan panjang antara Musk dan Brin, yang sebelumnya memberikan dukungan dalam pembuatan mobil listrik. Brin juga menggugat cerai Shanahan pada awal Januari 2022.

Baca Juga:Elon Musk Digugat Gara-gara Batal Beli Twitter

Meski demikian, Musk membantah perselingkuhan dan adanya masalah antara dirinya dan Brin. "Sergey dan saya berteman dan berada di pesta bersama tadi malam. Saya hanya melihat Nicole dua kali dalam tiga tahun, keduanya dengan banyak orang di sekitar. Tidak ada yang romantis," ujar Musk.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
google tesla elon musk selingkuh
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya