WHO Belum Rekomendasikan Vaksinasi Massal Cacar Monyet, Ini Alasannya
Ummu hani
Kamis, 28 Juli 2022 - 20:50 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksinasi untuk cacar monyet atau monkeypox di sejumlah negara. Vaksinasi diberikan dengan target khusus, ketika kasus cacar monyet mencapai lebih dari 18.000 di 78 negara.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan vaksin cacar monyet hanya disarankan untuk masyarakat terinfeksi dan mereka yang berisiko tinggi terpapar, termasuk petugas kesehatan, dan pekerja laboratorium. "Saat ini, kami tidak merekomendasikan vaksinasi massal terhadap cacar monyet," ujar Tedros, melansir dari UN, Kamis (28/7/2022).
Baca Juga:Menkes Ungkap Vaksin Cacar Efektif Cegah Monkeypox
Namun, WHO masih kekurangan data tentang efektivitas vaksin cacar monyet, atau berapa dosis yang mungkin diperlukan. "Itu sebabnya kami mendesak semua negara yang menggunakan vaksin untuk mengumpulkan dan berbagi data penting tentang efektivitasnya," kata Tedros.
WHO juga mengembangkan kerangka penelitian yang dapat digunakan negara-negara untuk menghasilkan data diperlukan. Ini memungkinkan setiap negara dapat lebih memahami seberapa efektif vaksin dalam mencegah infeksi cacar monyet.
Tedros menekankan vaksinasi tidak memberikan perlindungan instan terhadap infeksi atau penyakit. "Artinya mereka yang divaksinasi harus terus mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka sendiri, menghindari kontak dekat, termasuk hubungan seks, dengan orang lain yang memiliki atau berisiko terkena Monkeypox," ucap Tedros.
Baca Juga:WHO Minta Negara di Asia Tenggara Perkuat Pengawasan Cacar Monyet
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan vaksin cacar monyet hanya disarankan untuk masyarakat terinfeksi dan mereka yang berisiko tinggi terpapar, termasuk petugas kesehatan, dan pekerja laboratorium. "Saat ini, kami tidak merekomendasikan vaksinasi massal terhadap cacar monyet," ujar Tedros, melansir dari UN, Kamis (28/7/2022).
Baca Juga:Menkes Ungkap Vaksin Cacar Efektif Cegah Monkeypox
Namun, WHO masih kekurangan data tentang efektivitas vaksin cacar monyet, atau berapa dosis yang mungkin diperlukan. "Itu sebabnya kami mendesak semua negara yang menggunakan vaksin untuk mengumpulkan dan berbagi data penting tentang efektivitasnya," kata Tedros.
WHO juga mengembangkan kerangka penelitian yang dapat digunakan negara-negara untuk menghasilkan data diperlukan. Ini memungkinkan setiap negara dapat lebih memahami seberapa efektif vaksin dalam mencegah infeksi cacar monyet.
Tedros menekankan vaksinasi tidak memberikan perlindungan instan terhadap infeksi atau penyakit. "Artinya mereka yang divaksinasi harus terus mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka sendiri, menghindari kontak dekat, termasuk hubungan seks, dengan orang lain yang memiliki atau berisiko terkena Monkeypox," ucap Tedros.
Baca Juga:WHO Minta Negara di Asia Tenggara Perkuat Pengawasan Cacar Monyet