Ormas Betawi Tanah Abang Gelar Pawai Tahun Baru Islam di Lokasi CFW
Fajar adhitya
Kamis, 28 Juli 2022 - 20:35 WIB
Ilustrasi pawai obor menyambut 1 Muharram. (Foto: jabarprov.go.id)
Warga Tanah Abang, Jakarta Pusat akan menggelar pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1444 Hijriah melintasi lokasi Citayam Fashion Week (CFW). Agenda akan dikuti puluhan ormas Betawi, keagamaan, dewan kemakmuran dan remaja masjid se-Kecamatan Tanah Abang, Sabtu (30/7/2022) malam.
Ketua Komunitas Sikumbang (Silaturahim Kumpul Bareng Anak Tenabang) Roni Adi, mengatakan selain sebagai syiar Islam, pawai obor juga digelar dalam rangka membendung efek negatif Citayam Fashion Week. Dia menilai, CFW lebih banyak menimbulkan mudharat atau masalah daripada maslahat. "Jadi kita meng-counternya dengan counter budaya juga," kata Roni kepada Langit7.id, Kamis (28/7/2022).
Baca Juga:Muhammadiyah: Sambut Tahun Baru Islam Tidak Dianggap Bidah
Roni menambahkan, pawai obor terbuka bagi masyarakat DKI Jakarta yang ingin berpartisipasi. Pawai akan dimulai dari Kantor Kecamatan Tanah Abang melintasi lokasi SCBD di Dukuh Atas yang biasa menjadi episentrum remaja Citayam Fashion Week.
"Kumpul di kantor kecamatan, bawa teman, semua ormas yang ada di Tanah Abang, pengurus DKM (dewan kemakmuran masjid). Selain itu ada juga dari NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) itu semua pada turun," ujar Roni.
Ketua-ketua ormas se-Tanah Abang yang tergabung dalam Rumah Guyub Tenabang (RGT) dengan tegas meminta Pemerintah dan instansi terkait untuk membubarkan ajang Citayam Fashion Week. Kegiatan pamer fesyen ini dinilai melanggar Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Baca Juga:Muharram Jadi Momen Ummat Islam Perkuat Ikhtiar Hadapi Pandemi
Ketua Komunitas Sikumbang (Silaturahim Kumpul Bareng Anak Tenabang) Roni Adi, mengatakan selain sebagai syiar Islam, pawai obor juga digelar dalam rangka membendung efek negatif Citayam Fashion Week. Dia menilai, CFW lebih banyak menimbulkan mudharat atau masalah daripada maslahat. "Jadi kita meng-counternya dengan counter budaya juga," kata Roni kepada Langit7.id, Kamis (28/7/2022).
Baca Juga:Muhammadiyah: Sambut Tahun Baru Islam Tidak Dianggap Bidah
Roni menambahkan, pawai obor terbuka bagi masyarakat DKI Jakarta yang ingin berpartisipasi. Pawai akan dimulai dari Kantor Kecamatan Tanah Abang melintasi lokasi SCBD di Dukuh Atas yang biasa menjadi episentrum remaja Citayam Fashion Week.
"Kumpul di kantor kecamatan, bawa teman, semua ormas yang ada di Tanah Abang, pengurus DKM (dewan kemakmuran masjid). Selain itu ada juga dari NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) itu semua pada turun," ujar Roni.
Ketua-ketua ormas se-Tanah Abang yang tergabung dalam Rumah Guyub Tenabang (RGT) dengan tegas meminta Pemerintah dan instansi terkait untuk membubarkan ajang Citayam Fashion Week. Kegiatan pamer fesyen ini dinilai melanggar Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Baca Juga:Muharram Jadi Momen Ummat Islam Perkuat Ikhtiar Hadapi Pandemi