Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home global news detail berita

Muhammadiyah: Sambut Tahun Baru Islam Tidak Dianggap Bid'ah

mahmuda attar hussein Kamis, 28 Juli 2022 - 17:45 WIB
Muhammadiyah: Sambut Tahun Baru Islam Tidak Dianggap Bid'ah
PP Muhammadiyah. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menilai acara menyambut tahun baru Islam bukan bid'ah. Sebab hal tersebut bisa dianggap sebagai tradisi, bukan bagian dari ritual ibadah.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng, Tafsir mengatakan, budaya juga merupakan dari media dakwah. Termasuk budaya menyambut tahun baru Islam atau Muharram.

"Dalam Islam ada 2 jenis hari besar, yakni secara syariah dan budaya," kata Tafsir dalam kajiannya dikutip Kamis (28/7/2022).

Baca Juga: Kemulian Bulan Muharram, Umat Dianjurkan Perbanyak Amal Saleh

Hari raya syariah yakni hari Idul Fitri, Idul Adha, dan Hari Jumat. Sementara ada sejumlah hari raya yang termasuk Muharram sebagai tahun baru hijriah.

Adapun sejumlah hari raya tradisi tersebut antara lain 1 Muharram, 12 Rabiul Awal, 27 Rajab, kemudian 12 Ramadan. Lalu tahun baru hijriah, maulid nabi, isra’ mi’raj, nuzulul Quran.

Pada kesempatan ini dia juga menjelaskan tentang perbedaan antara keduanya, untuk hari besar secara syariah yang mesti harus diperingati.
"Sementara untuk hari besar budaya tidak ada ritual tertentu dalam memperingatinya," ujarnya.

Menurutnya, mendakwahkan syariah tanpa dukungan budaya tidak lancar. Justru dakwah membutuhkan empat dukungan meliputi sumber daya manusia, politik atau kekuasaan, ekonomi, dan yang terakhir membutuhkan dukungan kultur atau budaya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan