Jepara Kesulitan Mencetak Generasi Pengukir
Arif purniawan
Kamis, 28 Juli 2022 - 21:13 WIB
Komisi B DPRD Jateng saat meninjau sentra kerajinan ukir di Jepara, belum lama ini. (foto : DPRD Jateng)
Perajin ukir kayu di Kabupaten Jepara terancam hilang setelah regenerasi seni ukir di wilayah tersebut berjalan lambat. Para pemuda lebih memilih untuk bekerja di sektor lain yang lebih menjanjikan demi masa depannya.
Sekda Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko berharap pengukir Jepara bisa tumbuh seperti di era tahun 1980-an. Pada masa sekarang, perusahaan-perusahaan mebel sudah kesulitan mencari tangan-tangan terampil untuk menciptakan karya seni ukir yang bernilai tinggi.
“Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga sudah memberikan beasiswa gratis untuk mereka yang berminat di bidang ukir, tapi peminatnya masih minim. Saya berharap juga ada klasifikasi pengukir,” ujarnya, dikutip di laman jepara.go.id.
Baca juga:1.398 Ternak Terinfeksi, Jepara Tetapkan Status Tanggap Darurat PMK
Edy meminta agar pengukir di Jepara yang masih bertahan saat ini mendapatkan masa depan yang lebih baik. Regenerasi dan pelestarian ukir harus terus dilakukan.
“Mereka (perusahaan) harus berani memberikan gaji yang tinggi bagi yang sudah ahli mengukir, ini sebagai bentuk penghormatan kepada mereka. Agar generasi muda tertarik, kerajinan ukir harus menjanjikan,” ucapnya.
Pemkab Jepara siap untuk memfasilitasi dan berkolaborasi dengan organisasi industri dan kerajinan di Jepara untuk mengembangkan furniture dan ukir. Salah satunya melalui gelaran pameran untuk menarik para buyer datang ke Jepara.
Sekda Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko berharap pengukir Jepara bisa tumbuh seperti di era tahun 1980-an. Pada masa sekarang, perusahaan-perusahaan mebel sudah kesulitan mencari tangan-tangan terampil untuk menciptakan karya seni ukir yang bernilai tinggi.
“Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga sudah memberikan beasiswa gratis untuk mereka yang berminat di bidang ukir, tapi peminatnya masih minim. Saya berharap juga ada klasifikasi pengukir,” ujarnya, dikutip di laman jepara.go.id.
Baca juga:1.398 Ternak Terinfeksi, Jepara Tetapkan Status Tanggap Darurat PMK
Edy meminta agar pengukir di Jepara yang masih bertahan saat ini mendapatkan masa depan yang lebih baik. Regenerasi dan pelestarian ukir harus terus dilakukan.
“Mereka (perusahaan) harus berani memberikan gaji yang tinggi bagi yang sudah ahli mengukir, ini sebagai bentuk penghormatan kepada mereka. Agar generasi muda tertarik, kerajinan ukir harus menjanjikan,” ucapnya.
Pemkab Jepara siap untuk memfasilitasi dan berkolaborasi dengan organisasi industri dan kerajinan di Jepara untuk mengembangkan furniture dan ukir. Salah satunya melalui gelaran pameran untuk menarik para buyer datang ke Jepara.