Wabah Cacar Monyet Bisa Dihentikan, Begini Solusi WHO
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 29 Juli 2022 - 08:35 WIB
Vaksin untuk wabah cacar monyet. (Foto: Istimewa).
Wabah cacar monyet bisa dihentikan penyebarannya dengan strategi dan kelompok yang tepat. Namun diperlukan gerakan bersama untuk menjalankan program ini.
Hal ini disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyikapi penyebaran penyakit cacar monyet yang semakin mewabah dan berstatus darurat kesehatan global.
Melansir Antaranews, Pimpinan teknis WHO untuk cacar monyet, Rosamund Lewis mengatakan, untuk bisa menghentikan cacar monyet harus bergerak cepat dan bersama-sama.
"Kita harus segera bergerak bersama untuk mewujudkan cita-cita tersebut", kata Lewis dalam konferensi pers di Jenewa dikutip dari AZERTAC, Kamis (28/7/2022).
Baca Juga: WHO Belum Rekomendasikan Vaksinasi Massal Cacar Monyet, Ini Alasannya
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengumumkan penyebaran virus tersebut sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC) dan merupakan tingkat siaga tertinggi untuk Organisasi Kesehatan Dunia.
"Melalui ini, kami berharap dapat meningkatkan koordinasi, kerja sama negara-negara dan semua pemangku kepentingan, serta solidaritas global," kata Dr Lewis.
Hal ini disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyikapi penyebaran penyakit cacar monyet yang semakin mewabah dan berstatus darurat kesehatan global.
Melansir Antaranews, Pimpinan teknis WHO untuk cacar monyet, Rosamund Lewis mengatakan, untuk bisa menghentikan cacar monyet harus bergerak cepat dan bersama-sama.
"Kita harus segera bergerak bersama untuk mewujudkan cita-cita tersebut", kata Lewis dalam konferensi pers di Jenewa dikutip dari AZERTAC, Kamis (28/7/2022).
Baca Juga: WHO Belum Rekomendasikan Vaksinasi Massal Cacar Monyet, Ini Alasannya
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengumumkan penyebaran virus tersebut sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC) dan merupakan tingkat siaga tertinggi untuk Organisasi Kesehatan Dunia.
"Melalui ini, kami berharap dapat meningkatkan koordinasi, kerja sama negara-negara dan semua pemangku kepentingan, serta solidaritas global," kata Dr Lewis.