Sikapi Perubahan Iklim, Kongres Umat Islam Sampaikan 7 Risalah untuk Indonesia Lestari
Muhajirin
Jum'at, 29 Juli 2022 - 16:34 WIB
Pembacaan Risalah Hasil Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari (foto: istimewa)
Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari menghasilkan tujuh risalah untuk menyikapi perubahan iklim. Kongres tersebut diinisiasi sejumlah lembaga dan organisasi islam di Masjid Istiqlal pada 28-29 Juli 2022.
Inisiator Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari, di antaranya Lembaga Pemulihan Lingkungan Hidup (LPLH) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU, Republika, Purpose, Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Istiqlal Global Fund (IGF).
Baca Juga: 1.000 Orang Tewas akibat Gelombang Panas di Portugal, Ini Penjelasan Medisnya
Setelah melalui serangkaian penelitian, diskusi antarorganisasi Islam lintas entitas, dan para pihak terkait. Serta mendengarkan dan menyerap masukan dari para peserta Kongres, menyampaikan 7 poin risalah ajakan kepada seluruh umat Islam di Indonesia, yaitu:
1. Perubahan iklim global telah lama berlangsung, krisis yang ditimbulkannya pun nyata terjadi. Tetapi, hal itu belum disikapi dengan optimal oleh umat Islam. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang strategis, dan sejalan dengan pemahaman dan kepentingan umat melalui berbagai kajian keislaman.
Inisiator Kongres Umat Islam untuk Indonesia Lestari, di antaranya Lembaga Pemulihan Lingkungan Hidup (LPLH) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU, Republika, Purpose, Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Istiqlal Global Fund (IGF).
Baca Juga: 1.000 Orang Tewas akibat Gelombang Panas di Portugal, Ini Penjelasan Medisnya
Setelah melalui serangkaian penelitian, diskusi antarorganisasi Islam lintas entitas, dan para pihak terkait. Serta mendengarkan dan menyerap masukan dari para peserta Kongres, menyampaikan 7 poin risalah ajakan kepada seluruh umat Islam di Indonesia, yaitu:
1. Perubahan iklim global telah lama berlangsung, krisis yang ditimbulkannya pun nyata terjadi. Tetapi, hal itu belum disikapi dengan optimal oleh umat Islam. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang strategis, dan sejalan dengan pemahaman dan kepentingan umat melalui berbagai kajian keislaman.