Pastikan Penanganan Darurat Efektif, Kepala BNPB Bertolak ke Parigi
Andi Muhammad
Ahad, 31 Juli 2022 - 11:36 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bertolak menuju Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Barat, Ahad (31/7/2022) pagi. Foto: Humas BNPB.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bertolak menuju Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Barat, Ahad (31/7/2022) pagi. Hal itu dilakukan Suharyanto untuk meninjau langsung kondisi pascabencana banjir yang merenggut nyawa tiga orang warga Kabupaten Parigi Moutong pada Kamis (28/7).
Selain tiga korban jiwa, empat orang lainnya yang dilaporkan hilang masih dalam pencarian. Di samping itu, kunjungan Suharyanto ini juga untuk memastikan pelaksanaan penanganan darurat bencana banjir bandang dapat berjalan dengan baik dan memprioritaskan kepada keselamatan masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
“Kami ingin memastikan penanganan darurat bencana banjir bandang di Parigi Moutong berjalan dengan baik. Kami juga ingin memastikan keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi yang terdampak menjadi prioritas utama," ujar Suharyanto dalam keterangannya, Ahad.
Baca Juga:
Sesuai rencana, Kepala BNPB terbang menuju Palu menggunakan pesawat komersil untuk kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Parigi Moutong. Setibanya di Parigi Moutong, Kepala BNPB diagendakan untuk memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Banjir Bandang Parigi Moutong yang dilanjutkan peninjauan lokasi dan penyerahan dukungan pemulihan pascabencana.
Berdasarkan perkembangan kaji cepat per Sabtu (30/7), banjir juga menyebabkan empat orang hilang dan kurang lebih 1.800 jiwa dari 450 KK terdampak. Musibah itu juga memaksa kurang lebih 357 mengungsi untuk sementara waktu.
Sebanyak 450 unit rumah turut terdampak, sembilan di antaranya rusak berat dan 33 lainnya rusak ringan hingga sedang. Kemudian dua tempat ibadah, kantor Desa Torue, kantor Camat Torue, kantor PDAM, kantor PLN dan tempat pelelangan ikan juga terdampak banjir dengan tinggi muka air antara 30 hingga 90 sentimeter.
Selain tiga korban jiwa, empat orang lainnya yang dilaporkan hilang masih dalam pencarian. Di samping itu, kunjungan Suharyanto ini juga untuk memastikan pelaksanaan penanganan darurat bencana banjir bandang dapat berjalan dengan baik dan memprioritaskan kepada keselamatan masyarakat, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
“Kami ingin memastikan penanganan darurat bencana banjir bandang di Parigi Moutong berjalan dengan baik. Kami juga ingin memastikan keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi yang terdampak menjadi prioritas utama," ujar Suharyanto dalam keterangannya, Ahad.
Baca Juga:
Sesuai rencana, Kepala BNPB terbang menuju Palu menggunakan pesawat komersil untuk kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Parigi Moutong. Setibanya di Parigi Moutong, Kepala BNPB diagendakan untuk memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Banjir Bandang Parigi Moutong yang dilanjutkan peninjauan lokasi dan penyerahan dukungan pemulihan pascabencana.
Berdasarkan perkembangan kaji cepat per Sabtu (30/7), banjir juga menyebabkan empat orang hilang dan kurang lebih 1.800 jiwa dari 450 KK terdampak. Musibah itu juga memaksa kurang lebih 357 mengungsi untuk sementara waktu.
Sebanyak 450 unit rumah turut terdampak, sembilan di antaranya rusak berat dan 33 lainnya rusak ringan hingga sedang. Kemudian dua tempat ibadah, kantor Desa Torue, kantor Camat Torue, kantor PDAM, kantor PLN dan tempat pelelangan ikan juga terdampak banjir dengan tinggi muka air antara 30 hingga 90 sentimeter.