home global news

Bersifat Informal, Kawasan Dukuh Atas Berpotensi Disusupi Komunitas LGBT

Senin, 01 Agustus 2022 - 19:02 WIB
Aksi catwalk zebra cross oleh pengunjung Dukuh Atas yang dinilai menyalahi aturan. Foto: Langit7/Hasanah Syakim.
KehadiranCitayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat membuat hampir semua kalangan mengunjungi area tersebut.

Tak hanya rakyat biasa, bahkan jajaran selebritas pun ikut turun lapangan dengan beraksi di tempat nongkrongnya anak Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok (SCBD) itu.

Bila sebelumnya kawasan tersebut dikenal sebagai area bisnis, kini bergeser menjadi ajang gaya dalam fashion.

Baca juga: Ustaz Jeje Zaenudin soal CFW: Ekspresikan Budaya Bermartabat

Menanggapi fenomena tersebut,Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Murodi mengatakan Dukuh Atas sendiri merupakan salah satu kawasan informal sehingga siapapun dapat mengakses lokasi tersebut, termasuk komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Lebih Lanjut, Murodi mengaku setuju dengan tindakan pemerintah untuk melakukan pembatasan di area tersebut.

"Saya setuju pemerintah membatasi (CFW). Kalau mau bisa diarahkan ke tempat-tempat khusus untuk ruang kreasi bagi anak-anak muda," paparnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
citayam fashion week dukuh atas guru besar uin syarif hidayatullah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya