Romantis, Ini 5 Macam Love Language Rasulullah SAW
Fajar adhitya
Selasa, 02 Agustus 2022 - 21:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Banyak cara mengekspresikan rasa cinta terhadap pasangan, anak, keluarga, maupun rekan kerja. Cara mengungkapkan rasa cinta biasanya disebut dengan love language.
Belakangan, istilah love language menjadi perbincangan dan trend di kalangan milenial. Mengerti love language diri sendiri dan orang lain bermanfaat untuk mempererat hubungan.
Baca Juga:Olahraga Dapat Tingkatkan Kekuatan Fisik dan Digemari Rasulullah
Rasulullah SAW juga menerapkan love language kepada istrinya dan sebaliknya. Ini adalah secuplik bagaimana Rasulullah SAW mengekspresikan dan menerima rasa cinta dari orang-orang terkasihnya sebagaimana dikutip dalam buku Fi Bayt Rasul (Terjemah: Bilik-Bilik Cinta Muhammad, Penerbit Zaman: 2014) dan sumber lain:
1. Word Affirmation
Word Affirmation adalah bahasa cinta dengan mengeskpresikan kata-kata. Bagi mereka yang cenderung dengan karakter ini, akan lebih menyenangkan melontarkan atau mendapat pujian sebagai penegasan rasa cinta.
Rasulullah SAW sangat memahami bagaimana kata-kata bekerja. Ketika ditanya siapa yang paling Rasulullah SAW cintai di antara orang-orang, beliau tidak segan-segan mengatakan, "Aisyah!". Rasulullah SAW juga memberikan julukan manis kepada istrinya itu, yakni Humaira yang artinya pipinya cerah seperti bunga, putih kemerah-merahan.
Belakangan, istilah love language menjadi perbincangan dan trend di kalangan milenial. Mengerti love language diri sendiri dan orang lain bermanfaat untuk mempererat hubungan.
Baca Juga:Olahraga Dapat Tingkatkan Kekuatan Fisik dan Digemari Rasulullah
Rasulullah SAW juga menerapkan love language kepada istrinya dan sebaliknya. Ini adalah secuplik bagaimana Rasulullah SAW mengekspresikan dan menerima rasa cinta dari orang-orang terkasihnya sebagaimana dikutip dalam buku Fi Bayt Rasul (Terjemah: Bilik-Bilik Cinta Muhammad, Penerbit Zaman: 2014) dan sumber lain:
1. Word Affirmation
Word Affirmation adalah bahasa cinta dengan mengeskpresikan kata-kata. Bagi mereka yang cenderung dengan karakter ini, akan lebih menyenangkan melontarkan atau mendapat pujian sebagai penegasan rasa cinta.
Rasulullah SAW sangat memahami bagaimana kata-kata bekerja. Ketika ditanya siapa yang paling Rasulullah SAW cintai di antara orang-orang, beliau tidak segan-segan mengatakan, "Aisyah!". Rasulullah SAW juga memberikan julukan manis kepada istrinya itu, yakni Humaira yang artinya pipinya cerah seperti bunga, putih kemerah-merahan.