Mengenal Siklon Tropis, Fenomena Alam Kerap Terjadi di Indonesia
Ummu hani
Ahad, 07 Agustus 2022 - 18:30 WIB
Ilustrasi bibit siklon tropis. (Foto: Istimewa).
Siklon tropis menjadi fenomena alam yang kerap terjadi di Indonesia. Kondisi tersebut menyebabkan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di sejumlah perairan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya bibit siklon tropis 97W, teridentifikasi di Samudera Pasifik Barat sebelah timur Filipina bagian tengah, tepatnya di sekitar 12.7 LU 126.4 BT.
Siklon tropis dikenal dengan berbagai istilah. Jika terbentuk di Samudra Pasifik Barat maka disebut badai tropis atau "typhoon" atau "topan". Lalu disebut "siklon" atau "cyclone" jika terbentuk di sekitar India atau Australia, dan "hurricane" di Samudra Atlantik.
Baca Juga: BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 97W dan 98W di Utara Indonesia
Melansir dari TCWC BMKG, Ahad (8/7/2022) siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km.
Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 derajat Celcius. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.
Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif. Kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya bibit siklon tropis 97W, teridentifikasi di Samudera Pasifik Barat sebelah timur Filipina bagian tengah, tepatnya di sekitar 12.7 LU 126.4 BT.
Siklon tropis dikenal dengan berbagai istilah. Jika terbentuk di Samudra Pasifik Barat maka disebut badai tropis atau "typhoon" atau "topan". Lalu disebut "siklon" atau "cyclone" jika terbentuk di sekitar India atau Australia, dan "hurricane" di Samudra Atlantik.
Baca Juga: BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 97W dan 98W di Utara Indonesia
Melansir dari TCWC BMKG, Ahad (8/7/2022) siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km.
Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 derajat Celcius. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.
Secara teknis, siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif. Kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam.