home wirausaha syariah

Ekonomi Syariah Indonesia Siap Go Internasional

Selasa, 10 Agustus 2021 - 15:25 WIB
Ilustrasi ekonomi syariah mendunia. Foto: Langit7/istock
Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Sumatera 2021 menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah tanah air. Melalui kegiatan ini Bank Indonesia (BI) berupaya untuk memberikan serangkaian edukasi dan literasi menuju Indonesia Sharia Economy Festival (ISEF) yang akan diselenggarakan Oktober 2021 mendatang.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, ISEF merupakan salah satu event internasional untuk ekonomi dan keuangan syariah yang mengintegrasikan pengembangan sektor ekonomi keuangan dan perekonomian sektor riil.

Rosmaya menyebutkan, dalam kegiatan ini memiliki beberapa pesan utama. Di mana sebagai bentuk perwujudan sinergi dan kolaborasi kebijakan ekonomi syariah nasional. Dalam hal ini BI berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi kebijakan dengan stakeholder ekonomi dan keuangan syariah yang tergabung dalam Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), yang telah memperkenalkan masterplan ekonomi dan keuangan syariah sejak 2019.

BI mendukung strategi nasional tersebut dengan tiga pilar pendekatan, pertama pilar pemberdayaan ekonomi syariah, yaitu mengembangkan ekosistem halal value change pada industri halal nasional. Hal ini ditujukan untuk mendorong produk halal, seperti makanan halal, busana muslim, maupun wisata halal untuk bisa dipasarkan ke luar negeri.

“Program kemandirian ekonomi pesantren juga dijalankan untuk memberikan pelatihan dan kapasitas bagi pondok pesantren dalam mengembangkan berbagai bisnis usaha. Saat ini BI juga sedang mengembangkan holding bisnis dan ekonomi pesantren, bekerja sama dengan stakeholder terkait,” ujarnya secara daring dikanal Youtube Bank Indonesia Official, Selasa (10/8).

Pilar kedua, BI juga ingin melakukan percepatan pendalaman pasar keuangan syariah, dengan maksud memperkuat manajemen likuiditas dan pembiayaan syariah. Sehingga berbagai instrumen keuangan syariah telah diluncurkan untuk mendukung perekonomian. Pilar ketiga, yaitu meningkatkan kegiatan penelitian dan edukasi untuk mengembangkan ekonomi keuangan syariah.

“Fesyar dan ISEF merupakan salah satu perwujudan dari sinergi kebijakan ekonomi keuangan syariah nasional. Berbagai kebijakan di daerah ini tidak efektif jika tidak melibatkan semua pihak dalam pelaksanaannya,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
indonesia ekonomi syariah internasional ekonomi bank indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya