Profil Liem Ho Ho, Mualaf yang Dirikan Ormas Islam di Indonesia
Mahmuda attar hussein
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:00 WIB
Profil Liem Ho Ho, Mualaf yang Dirikan Ormas Islam di Indonesia. (Foto: Istimewa).
Seorang mualaf, Liem Ho Ho, merupakan generasi pertama orang Tionghoa yang datang ke Banjarmasin. Dia mendirikan organisasi Persatuan Islam Tinghoa Indonesia.
Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin menggelar diskusi buku berjudul Perjuangan Seorang Mualaf Liem Ho Ho.
Cucu Liem Ho Ho, Muria Zuhdi mengatakan, buku ini mengisahkan biografi Liem yang setelah memeluk Islam memiliki nama Norlias atau H Abdul Halim.
Baca Juga: Bercorak Tionghoa, Masjid Babah Alun Jadi Tempat Favorit Musafir
Riwayat lain seperti Direktori Paham, Aliran, dan Tradisi Keagamaan di Indonesia Volume 1 (2014) menyebut namanya sebagai Haji Nuriyas. Liem Ho Ho sendiri adalah generasi pertama orang Tionghoa yang datang ke Banjarmasin.
Liem dibawa merantau ke Indonesia oleh orangtuanya sejak usia 10 tahun dari dusun Kau San Jie di Hok Tjia atau yang sekarang menjadi Prefektur Fuzhou, Provinsi Fujian/Hokkian, Tiongkok.
"Peran beliau sebagai tokoh banyak pelajaran yang bisa dipetik. Baik bagi warga tionghoa sendiri maupun warga Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin," ujar Pembina LK3 Banjarmasin, Nurholis Majid dikutip Selasa (9/8/2022).
Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin menggelar diskusi buku berjudul Perjuangan Seorang Mualaf Liem Ho Ho.
Cucu Liem Ho Ho, Muria Zuhdi mengatakan, buku ini mengisahkan biografi Liem yang setelah memeluk Islam memiliki nama Norlias atau H Abdul Halim.
Baca Juga: Bercorak Tionghoa, Masjid Babah Alun Jadi Tempat Favorit Musafir
Riwayat lain seperti Direktori Paham, Aliran, dan Tradisi Keagamaan di Indonesia Volume 1 (2014) menyebut namanya sebagai Haji Nuriyas. Liem Ho Ho sendiri adalah generasi pertama orang Tionghoa yang datang ke Banjarmasin.
Liem dibawa merantau ke Indonesia oleh orangtuanya sejak usia 10 tahun dari dusun Kau San Jie di Hok Tjia atau yang sekarang menjadi Prefektur Fuzhou, Provinsi Fujian/Hokkian, Tiongkok.
"Peran beliau sebagai tokoh banyak pelajaran yang bisa dipetik. Baik bagi warga tionghoa sendiri maupun warga Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin," ujar Pembina LK3 Banjarmasin, Nurholis Majid dikutip Selasa (9/8/2022).